Follow Me @rezadiasjetrani

Rabu, 27 Februari 2019

Gamplong Studio Alam, Hollywood Mini yang Ada di Jogja

18.59 0 Comments
Mendengar kata Yogyakarta, yang kebayang pasti destinasi wisata yang seolah nggak ada habisnya. Provinsi yang kental budaya ini  emang menyimpan banyak destinasi wisata menarik. Bahkan aku yang asli orang Jogja aja, rasanya belum khatam berbagai tempat wisata di kota ini. 

Pas pulang awal bulan ini, aku dapat info kalau ada destinasi wisata baru yang lagi dikembangin bernama Gamplong Studio Alam di kawasan Desa Wisata Glampong, Moyudan, Sleman. Berjarak sekitar 16 kilometer dari Titik Nol Yogyakarta, Gamplong Studio Alam ini jadi sorotan banyak orang lantaran dijuluki 'Mini Hollywood'.

Julukan ini ternyata bukan tanpa alasan guys. Gamplong Studio Alam merupakan bekas lokasi syuting film besutan Hanung Bramantyo, yakni Sultan Agung The Untold Love Story dan Bumi Manusia, sebuah film yang diadaptasi dari novel fenomenal karya Pramodya Ananta Toer.

Aku, mami sama adek pun menuju kesana sekitar jam 2 siang. Di tengah jalan ujan deres banget, bikin aku udah pesimis gimana kalo sampe sana masih ujan. Nggak kece aja foto pake payung sambil becek-becekan. Beruntung, ternyata ujan mulai reda ketika kami udah makin dekat ke lokasi. Alhamdulillah.

Sampe disana, nampak lahan asri yang dijaga beberapa orang.  Ada warung, beberapa mobil dan motor terparkirrapi. Lahan seluas kurang lebih 2 hektar yang semula tanah kas milik desa ini ternyata berhasil disulap menjadi kawasan Indonesia tahun 1900-an.

Untuk masuk kesini, kita ternyata nggak dipungut bayaran. Pengunjung dipersilakan memberikan uang kebersihan seikhlasnya di kotak yang telah disediakan tanpa paksaan. Wah....Jogja emang mantul! Hari gini masih aja ada tempat wisata gratis. Padahal kita pipis aja bayar 2 rebu.

Karena berlatar Kebangkitan Nasional, begitu masuk nampak beberapa bangunan seperti Gerbang Keraton Kerajaan Mataram, Pendopo Keraton, Benteng Batavia beserta replika meriam, kompleks Kampung Mataram, kompleks Kampung Pecinan, dan rumah Jawa kuno. Nggak ketinggalan area Kampung Belanda, replika bangunan stasiun dan kereta api serta replika kali beserta perahunya. Konon Hanung Bramantyo termasuk total dalam membangun lokasi ini dengan harapan nantinya dapat digunakan lagi untuk syuting film lainnya. Khusus untuk film Bumi Manusia, oleh Hanung desa ini diubah menjadi Kota Surabaya tepatnya daerah Kranggan zaman dulu.



Beberapa lokasi (Benteng Batavia) ditutup, padahal di bagian dalemnya ada spot menarik. Trus rumah si siapa itu cewek gebetannya Minke aku lupa, yang anak Belanda itu, juga nggak kudatengin. Soalnya abis ujan...becek nggak.ada ojek.  Kapan-kapan deh kesini lagi pas cuaca lagi nggak mendung dan nggak abis ujan. Deket ini dari rumah cuman 45 menit (((cuman))).


Karena nggak terlalu rame, aku, mami sama adek bisa puas foto-foto. Kebersihan lokasi juga cukup terjaga soalnya pengelola menyediakan tempat sampah di berbagai titik. Yah semoga nanti kalo lokasi ini makin rame, nggak ada aksi vandalisme dan nggak ada pengunjung (tolol) yang membuang sampah sembarangan. Gemes banget kalo ada orang buang sampah sembarangan, pengebnkulempar balik sampahnya ke dia.

Pantesan bangunannya juga nggak main-main. Keliatan banget niatnya. Setiap bangunan dibangun dengan seksama. Tau tempat syutingnya sekece ini, dulu pas syuting Bumi Manusia aku nonton ya. Mayan liatin si dedek emesh Iqbal jadi Minke. Katanya sih demi film ini dia sampe ngebentuk badan trus numbuhin kumis tipis gitu.  Lha sekarang yang bisa diliatin cuman mas Jarwo dengan kumis jambrong dan jenggot gemesnya yang suka kutarik-tarik.

Nah dari info yang aku dapet (hasil baca berita), selepas syuting film Sultan Agung dan Bumi Manusia selesai, studio alam ini dihibahkan untuk pengembangan desa wisata. Lokasi juga cocok untuk wisata edukasi karena kita bisa belajar budaya dan sejarah sambil menjelajahi setiap sudut bangunan tempo dulu. Harusnya ada persewaan baju nih biar makin menghayati kalo foto-foto.



Lokasi dan Rute Gamplong Studio Alam

Bagi kalian yang pengen ke Gamplong Studio Alam, dari titik 0 kilometer, kalian tinggal menuju arah barat, ikutin jalan utama sampe Jalan Wates. Di Jalan Wates km 15 (tepatnya di pertigaan Klangon), belok ke kanan lurus sampe menyeberangi jembatan yang dibawahnya ada  rel kereta api, terus belok kiri. Ikutin jalan aja sesuai petunjuk yang ada sampai ketemu sebuah lapangan, terus belok kiri. Nggak jauh dari situ, kalian bakal menemukan lokasi Gamplong Studio Alam. Nggak bakal nyasar, kalo bingung tanya warga aja atau pake GPS. 

Jam Buka Gamplong Studio Alam

Gamplong Studio Alam ini buka tiap hari mulai jam 08.00 pagi sampai jam 17.00 WIB. Jangan lupa bawa payung atau topi apalagi kalo siang. Panaaassss bangeeet soalnya. 

Harga Tiket Masuk Gamplong Studio Alam

Inilah kerennya Jogja. Disini kita bebas mau ngasih uang kebersihan berapa aja yang penting ikhlas. Cukup masukkan di kotak yang telah disediakan karena warga sekitar nggak menerapkan tiket masuk.  Kalau banyak rejeki ya masukin banyak, kalau enggak mau masuki  Rp 5.000,00 juga nggak papa. Aku kesini sekitar bulan Januari 2019 ya.

Lha kalo nggak masukin karena nggak punya uang gimana Jet?

WOI MAEMUNE, kalo nggak punya uang ngapain jauh-jauh piknik kesini? Alesan aja nggak punya uang dasar pelit!

Pokoknya, jangan lupa selalu jaga kebersihan lingkungan ya guys. Banyak tempat sampah di titik-titik strategis, nggak keren kalo hari gini masih nyampah.

Xoxo, 
JETRANI

Sabtu, 23 Februari 2019

Pukis Enak di Jogja : Kue Bandung dan Pukis Kotabaru

20.59 0 Comments
Setiap pulang ke Jogja, aku selalu menyempatkan diri untuk jajan beragam makanan yang dari dulu jadi favoritku, dari mulai bakso, mie rebus jawa, sampai kue pukis yang palig enak dimakan di sore hari. Salah satu favoritku adalah pukis di Kotabaru yang lokasinya nggak jauh dari gereja Kotabaru.

Lebih terkenal dengan nama "Kue Bandung dan Pukis Kotabaru', warung berbentuk tenda ini baru buka dari jam 5 sore sampai habis atau menjelang tengah malam.

BACA JUGA : Pukis Enak di Jogja - ASLI Pukis Bikang

Untuk harga, lumayan pricy sih sebenernya, jadi jangan beli tiap hari ya. Nggak bagus buat kantong soalnya. Berikut ini daftar harganya, update bulan Februari 2019.
Daftar Harga Kue Bandung dan Pukis Kotabaru
Olesan mentega, taburan meses, susu, dan bahan-bahan lain yang digunakan adalah bahan-bahan berkualitas, makanya harganya mahal. Mereka berani menjamin rasanya enak dan juga bergizi. Beli sepotong aja menurutku udah cukup mengenyangkan.

Dari segi ukuran, kue pukis Kotabaru ini punya ukuran yang menurutku jauh lebih besar dari pukis pada umumnya, bisa 2 kali lebih besar cuy! Ada 3 pilihan rasa yaitu keju, coklat, dan pisang. Buat kalian yang pecinta keju, kayaknya nggak bakal kecewa sih. Soalnya di bagian tengah kue pukis ada potongan keju memanjang yang ukurannya lumayan besar.
Pukis Kotabaru
Kalau mau beli kue bandung atau pukis disini, harap bersabar ya. Soalnya yang antri lumayan banyak. Selain antri dengan sesama pembeli, kita juga harus antri bareng abang ojol yang jumlahnya nggak sedikit. Padahal sekali bikin udah banyak, tapi apa daya pesenannya juga banyak. Minimal 30 menit kita baru bisa mendapatkan kue pukis pesenan kita.

Buat kalian yang pengen juga beli pukis disini, jangan lupa bawa wadah makanan sendiri ya. Selain bisa mengurangi sampah plastik dan juga dus makanan, kue kalian bakal lebih awet dan nggak dikerumunin semut kalau ditaro di meja.

Lokasi Kue Bandung dan Pukis Kotabaru :

Jalan Abubakar Ali, depan Gereja Kotabaru

Harga Kue Bandung dan Pukis Kotabaru :

- Kue Bandung : mulai dari Rp 60.000,00
- Kue Pukis : mulai dari Rp 7.000,00

Jam Buka Kue Bandung dan Pukis Kotabaru :

Jam 5 sore - habis atau tengah malam

Pukis Enak di Jogja : ASLI Pukis Bikang

14.27 0 Comments
Selain Kue Bandung dan Pukis Kotabaru, salah satu pukis enak lainnya adalah kue pukis yang ada di depan swalayan Mirota Kampus yang ada di Jalan C. Simanjuntak, Terban (nggak jauh dari kawasan kampus UGM) dan juga Mirota Godean. Tapi ternyata selain di dua lokasi tersebut, ASLI Pukis Bikang ini juga buka di depan Mirota Kampus Babarsari, Ramai Mall Malioboro dan Superindo Jalan Solo. Wah....banyak ternyata.
Pukis disini, entah kenapa dibiarin lama pun bisa tetep terasa basah dan empuk, bahkan sampai di tengahnya. Rasanya pun nggak berubah dari jaman aku SMA dulu, berarti udah lebih dari 10 tahun yang lalu.

BACA JUGA : Pukis Enak di Jogja - Kue Bandung dan Pukis Kotabaru 

Ukurannya juga pas, nggak terlalu besar nggak terlalu kecil. Selain itu, varian rasanya lumayan banyak dari mulai keju, coklatstik (yang nanti pas dibuka si coklat bakal meleleh di tengahnya), kismis, nanas, dan juga pandan. Kalau bikangnya sendiri ada banyak varian rasa juga seperti bikang original, coklat, pandan, stroberi, dan nangka.

Buat kalian yang pengen juga beli pukis atau bikang disini, jangan lupa bawa wadah makanan sendiri ya. Selain bisa mengurangi sampah plastik dan juga dus makanan, kue kalian bakal lebih awet dan nggak dikerumunin semut kalau ditaro di meja.

Lokasi ASLI Pukis Bikang :

- Mirota Kampus Jalan C. Simanjuntak, Terban
- Mirota Godean.
- Mirota Kampus Babarsari
- Ramai Mall Jalan Malioboro
- Superindo Jalan Solo (Jalan Urip Sumoharjo)

Harga ASLI Pukis dan Bikang :

Mulai dari Rp 3.500,00

Jam Buka ASLI Pukis dan Bikang :

Dari pagi jam 09.00 sampai habis (biasanya jam 8 malam udah habis)

Selasa, 19 Februari 2019

Biaya Syukuran 4 Bulan Kehamilan

23.30 8 Comments
Bagi pasangan yang udah menikah, memiliki keturunan adalah harapan dan impian bukan? Sama seperti aku dan mas. Setelah menunggu kurang lebih selama 8 bulan, akhirnya berita bahagia ini datang. Yah, intinya aku akhirnya hamil dan siap menjadi calon ibu (cieeee).

Nah, karena kami dan juga keluarga sepakat buat ngadain syukuran 4 bulanan, tentunya ada beberapa persiapan yang harus dilakukan bukan, yakni : Pengajian. Pengajian atau syukuran 4 bulan kehamilan ini biasanya ngundang tetangga sekitar rumah atau ibu-ibu pengajian sekitar. Sebagai calon cucu pertama dari pihakku maupun mas, Alhamdulillah anak kami berlimpah kasih sayang. Mama dan mami sama-sama mau mengadakan syukuran.

BACA JUGA : Perlukah Syukuran 4 Bulan Kehamilan? 

Sabtu, 9 Februari 2019 pengajian di rumah mama (mertua) di Cilegon, Banten. Berhubung mama suka dan hobi masak, maka semua makanan yang dikeluarkan masak sendiri dengan bantuan saudara-saudara. Yang disiapkan sekitar 50 porsi nasi dus yang diisi ayam bakar, tahu tempe bacem, lalapan, dan nasi dibungkus daun pisang. Untuk snacknya ada puding yang diwadahi cup, sejenis risoles tapi isi daging, klepon, ketan kuning dibentuk bulet-bulet, lemper, dan nagasari. Berhubung mama yang bikin semua dan aku sungkan bertanya berapa biaya yang dihabiskan (plus mama juga aslinya nggak mau dibantu uang. Intinya aku sama mas terima beres aja), ya jadi aku nggak tau habisnya berapa. Waktu itu aku memberi uang tak sampai satu juta kepada mama (pastinya sih biayanya lebih dari itu). Terimakasih buat mama yang udah masak enak dan bikin aku gendut tiap kali pulang ke Cilegon ❤❤❤.

Berikut ini foto-foto syukuran di Cilegon : 

Seumuran semua :D
Bareng tante-tante + sepupu
Foto bareng temen-temen pengajian mama.
Kalau yang di Jogja, minggu depannya tanggal 16 Februari 2019  karena yang ngadain mami, aku bisa ngasih gambaran biaya yang dihabiskan. Bukan bermaksud apa-apa, siapa tau kalian juga ada yang mau syukuran, biar tau kudu nyiapin "budget" berapa. Hampir sama kayak mama, mami juga udah bilang kami terima beres aja. Yah, kurang bahagia apa kan aku sama mas semuanya dimudahkan. Lumayan uangnya bisa buat jajan-jajan. Tapi aku tetep ngasih uang juga ke mami meski nggak banyak. 

Berikut ini rinciannya:

Biaya ini tentunya bisa lebih bisa kurang, tergantung kalian mau meriah atau sederhana. Kalau pengajian biasa aja, paling keluar uang snack + nasi kotak + cetak undangan aja. Maksimal satu atau dua juta udah cukup. Tapi kalau mau lebih meriah, ya tentunya bisa lebih banyak dari itu.

Kalau ini adalah foto-foto syukuran yang di Jogja : 



Aku menggunakan besek sebagai wadah supaya lebih ramah lingkungan, meski masih ada "sampah" lain seperti pita dan kertas. 
Bagian dalam kuberi alas daun pisang dan diisi dengan ayam goreng. Maafkan sambelnya yang masih dimasukin ke dalam plastik huhuhu. Mau dituang gitu aja ntar "mbleber" kemana-mana :( . 
Ibu-ibu pengajian temen mami.
Foto bareng kakak-adek dan dekorasi hasil kreasi aku dan mas.
Foto bareng setelah pengajian
Foto keluarga! Seneng banget meski nggak komplit bisa ketemu sama sepupu-sepupu. 
Intinya sih, sesuaikan sama kemampuan aja. Yang penting bukan acara syukurannya, tapi doa dari keluarga, kerabat, tetangga, dan yang utama dari kedua orang tua calon bayi harus banyak ngaji, berkata baik, dan rajin baca Al Quran karena di usia kandungan 4 bulan ini, calon bayi udah bisa mendengar dan merasa kalau dielus-elus perutnya.

Jadi buat mas X suamiku, setelah ini makin rajin ya ngajinya, terus  jangan lupa elus-elus perutku sambil ngajak ngobrol si adek. Bonus pijitin kaki, punggung sama tangan juga nggak nolak. Aylafyu mas (zzzzzzzzzz).

Xoxo,
JETRANI

Perlukah Syukuran 4 Bulan Kehamilan?

21.50 0 Comments
Minggu kedua bulan Februari 2019 ini, kandunganku genap memasuki usia kehamilan 4 bulan. Sesuai dengan keinginan ibu mertua dan juga mami, aku, mas dan keluarga mengadakan syukuran kehamilanku dalam bentuk pengajian. Pengajian pertama diadakan di rumah mama (mertua) di Cilegon sedang minggu depannya gantian di rumah mami di Jogja.
Dekorasi syukuran 4 bulan kehamilan. 
Sebelumnya, aku sempat mencari info perlukah diadakan pengajian atau syukuran 4 bulanan, mengingat banyak orang yang juga sering mengadakan acara mitoni atau 7 bulanan.

BACA JUGAEstimasi Biaya Syukuran 4 Bulan Kehamilan

Dari beberapa informasi yang aku dapat, ditambah ilmu baru dari ustadzah yang mengisi pengajian di rumah mami di Jogja, pada dasarnya dari segi agama TIDAK ADA AJARAN mengenai syukuran baik itu di kandungan 4 bulan maupun 7 bulan. Meski demikian, mengadakan pengajian demi tujuan adalah hal yang baik sehingga diperbolehkan. Dengan catatan kita tidak menjadikan hal tersebut "WAJIB DIADAKAN" karena khawatir jika tidak ada syukuran, maka kandungan bisa kenapa-kenapa (dikhawatirkan menjadi bid'ah).

Seputar Upacara Mitoni

Ustadzah juga menambahkan, bahwa ia cukup prihatin akan budaya yang beredar di masyarakat luas terkait upacara mitoni 7 bulanan yang selama ini cukup ribet. Mitoni berasal dari kata pitu yang berarti tujuh. Nantinya akan ada tahap siraman dengan air dari tujuh sumber yang ditabur aneka bunga, kemudian yang memandikan adalah kakek neneknya diikuti ibu-ibu lain yang sudah punya cucu.

Setelahnya ada memasukkan telur ayam kampung ke dalam kain oleh calon ayah, kemudian dilepas hingga jatuh ke bawah, kemudian mendandani ibu dengan berlapis-lapis kain jarik, juga tahap "brojolan" yakni memasukkan dua buah kelapa gading yang sebelumnya digambari wajah tokoh pewayangan, dst.

Menurut ustadzah, terkadang peninggalan budaya yang sering dilakukan saat ini, mayoritas merupakan peninggalan ajaran Hindu sehingga sebaiknya ditinggalkan. Terlebih pedoman hidup kita adalah Al Quran dan Hadits, dimana keduanya tidak mengajarkan ritual tersebut. Pada akhirnya, kembali ke pribadi masing-masing, mana yang dipilih karena setiap orang memiliki surga dan nerakanya sendiri. Karena itu sebaiknya lakukan hal-hal yang sesuai dengan syariat/ kaidah agama sesuai yang dianut masing-masing. 

Kenapa Pengajian di Usia Kandungan 4 Bulan?

Kembali ke topik syukuran 4 bulan kehamilan, meski juga tidak memiliki anjuran untuk diadakan (sama seperti mitoni), dari sisi agama ternyata usia kandungan 4 bulan atau 120 hari memiliki banyak kelebihan. Karena itu, selama yang dilakukan adalah hal yang sesuai syariat (pengajian dan membaca ayat suci), maka tak ada jeleknya jika diadakan.

Kelebihan usia kandungan 4 bulan atau 120 hari diantaranya:

1. Sesuai dengan QS. Al Mu'minun : 12-14 dan QS. As Sajdah : 7-10


             

Dalam QS. Al-Mu’minun : 12-14 :

(12) Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
(13)Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
(14) Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.”

Ada beberapa fase tentang penciptaan manusia sebagaimana ayat di atas. Beberapa diantaranya seperti, pertama, ‘Sulalah min thin’(saripati tanah).

Saripati tanah yang dimaksud adalah suatu zat yang berasal dari bahan makanan (baik tumbuhan maupun hewan) yang bersumber dari tanah, yang kemudian dicerna menjadi darah, kemudian diproses hingga akhirnya menjadi sperma. Fase ini disebut juga sebagai fase ‘turab’ (tanah).

Kedua, ‘Nuthfah’ (air mani). Makna asal kata ‘nuthfah’ dalam bahasa Arab berarti setetes yang dapat membasahi.  Yang dimaksud dengan nuthfah adalah pancaran mani yang menyembur dari alat kelamin pria yang mengandung sekitar dua ratus juta benih manusia, tetapi yang berhasil bertemu dengan ovum wanita hanya satu.

Ketiga, ‘Alaqah’ (segumpal darah). Alaqah diambil dari kata alaqa yang artinya sesuatu yang membeku, tergantung atau berdempet. Sehingga dapat diartikan sebagai sesuatu yang bergantung di diding rahim.

Keempat, ‘Mudghah’ (segumpal daging). Dalam ilmu kedokteran, ketika sperma pria bergabung dengan sel telur wanita intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai zigot dalam ilmu biologi ini akan segera berkembangbiak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi segumpal daging. Melalui hubungan ini zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhanya.

Kelima, ‘Idzam (tulang atau kerangka). Pada fase ini embrio mengalami perkembangan dari bentuk sebelumnya yang hanya berupa segumpal daging hingga berbalut kerangka atau tulang.

Keenam, Kisa al-‘idzam bil-lahm (penutupan tulang dengan daging atau otot). Pengungkapan fase ini dengan kisa yang berarti membungkus, dan lahm (daging) diibaratkan pakaian yang membungkus tulang, selaras dengan kemajuan yang dicapai embriologi yang menyatakan bahwa sel-sel tulang tercipta sebelum sel-sel daging, dan bahwa tidak terdeteksi adanya satu sel daging sebelum terlihat sel tulang.

Ketujuh, Insya (mewujudkan makhluk lain). Fase ini mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yang dianugerahkan kepada manusia yang menjadikannya berbeda dengan makhluk-makhluk lain. Sesuatu itu adalah ruh ciptaannya yang menjadikan manusia memiliki potensi yang sangat besar sehingga dapat melanjutkan evolusinya hingga mencapai kesempurnaan makhluk.

2. Tahap penciptaan manusia setelah terjadi pertemuan sperma dan sel telur sampai ditiupkannya ruh yakni:
a. Proses sperma menjadi segumpal darah, 40 hari.
b. Proses segumpal darah menjadi segumpal daging, 40 hari.
c. Proses segumpal daging menjadi tubuh yang lengkap, 40 hari.

إن أحدكم يجمع خلقه في بطن أمه في أربعين يوما ثم يكون مثل ذلك علقة ثم يكون 
مثل ذلك مضغة ثم يرسل إليه الملك فينفخ فيه الروح فيؤمر بأربع كلمات فيكتب رزقه وأجله وعمله وشقي أو سعيد. 

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya dalam waktu 40 (empat puluh) hari, kemudian menjadi segumpal darah selama 40 hari, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga (40 hari), kemudian diutuslah Malaikat kepadanya dan ditiupkan ruhnya, kemudian diperintahkan untuk menuliskan 4 perkara; rejeki, ajal, amal perbuatan dan nasibnya celaka atau bahagia.

Pada hari yang ke-120 ruh ditiupkan dan Allah SWT mengutus Malaikat untuk mencatatkan rejeki, waktu kematian, amal perbuatan dan nasibnya celaka atau bahagia. Catatan 4 perkara ini sengaja dirahasiakan agar manusia tetap berusaha menjadi yang terbaik. Manusia tahu akan takdirnya setelah suatu peristiwa telah terjadi. Ketetapan ini bukan berarti Allah SWT menzhalimi hamba-Nya jika ia celaka.

Manusia tidak berhak menyalahkan Allah SWT atas ketetapan-Nya, karena Allah SWT sangat sayang terhadap hamba-Nya (QS. 6 : 12) dengan memberikan Al-Quran sebagai buku panduan, hidayah, akal, hati, panca indera, dan sarana lainnya yang terbaik yang dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul-Nya, mengabulkan setiap permohonan (QS. 14 : 34) dan diberi hak untuk memilih perubahan dirinya (QS. 13 : 11).

3. Pada dasarnya, semua manusia sudah masuk Islam dan bersyahadat semenjak di dalam perut ibunya. Hal ini sesuai dengan QS. Al A'raf : 172
Namun kebanyakan anak manusia memeluk agama sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh orang tuanya, sehingga ketika lahir, ada yang Islam, ada yang Nasrani, ada yang Buddha dan yang lainnya. Bayi dari keturunan muslim, ketika lahir masih dalam keadaan fitrah sehingga dia tidak perlu bersyahadat  lagi dengan maksud supaya masuk agama Islam, karena dia sudah masuk dan masih dalam agama Islam. Akan tetapi silakan ia memperbanyak ilmu agama, membaca syahadat, untuk memperkuat keimanannya sebagai muslim.

Yang terakhir, sejak wanita/ ibu dinyatakan positif hamil, sebelum usia janin 120 hari dan bahkan sampai melahirkan nanti, para wanita/ ibu yang sedang hamil dianjurkan untuk selalu melakukan kegiatan positif yang bermanfaat buat janin dan dirinya, diantaranya adalah :

1. Perbanyak membaca Al-Qur’an.
2. Rajin berdoa.
3. Perbanyak berdzikir
4. Membaca shalawat.
5. Mengatur emosi saat ada hal yang kurang berkenan di hati alias jangan sering marah-marah.
6. Selalu berfikiran positif, berarti kurang-kurangin bergosip ya.
7. Menambah ilmu pengetahuan tentang agama, perkembangan dan kesehatan janin, persiapan melahirkan, nama-nama anak islami dan pendidikan anak.
8. Memenuhi makanan bergizi, terutama untuk perkembangan janin agar menjadi manusia yang sehat, cerdas, sukses dan kuat. Kurangi makan micin perbanyak asupan sayur dan vitamin.

Alhamdulillah, berkat pencerahan dari ustadzah sore itu, aku jadi makin banyak tahu beberapa hal tentang mengapa usia kandungan 120 hari sungguh istimewa. Meski demikian, kalau ada teman atau kerabat yang memilih untuk melangsungkan upacara mitomi, bagiku tidak masalah karena setiap orang tua tentu berharap yang terbaik bagi anak-anaknya. Lakukan saja masing-masing apa yang kita yakini.

Kalau ada tulisan di blog ini yang kurang tepat, dengan senang hati aku menerima saran dan masukan karena aku sendiri juga masih belajar. Semoga segala doa baik dan harapan kita bisa terwujud. Semoga anakku dan mas bisa menjadi pribadi yang baik parasnya, baik akhlaknya, sempurna fisiknya, dan sehat jasmani rohaninya. Aamiin.


Xoxo,
JETRANI


Sumber :
1. Dokumen pribadi
2. Khutbah dari ustadzah
3. www.gomuslim.co.id

Kamis, 07 Februari 2019

Arborea Cafe, Kesejukan di Tengah Hiruk Pikuk Senayan

16.01 0 Comments
Pertama kali ngeliat postingan salah satu temenku di instagram, aku langsung pengen dateng ke sebuah cafe yang berbentuk bangunan kayu yang dikelilingi pepohonan dan tempatnya keliatan asyik banget buat nongkrong karena banyak bean bag yang bisa dipake leyeh-leyeh.

Ternyata cafe ini bernama Arborea Cafe, terletak di Manggala Wanabakti di kompleks Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Lebih tepatnya sih di area Arboretum (tempat berbagai pohon/ tanaman dikembangbiakkan untuk penelitian) Ir. Lukito Daryadi, jadi jangan kaget kalau disini banyak nyamuk ya 😁😁.


Buat kesini, kita harus masuk ke kantor KLH, nanti ikuti aja petunjuk jalan sampai ketemu tempat parkir kendaraan. Abis parkir, jalan sedikit ke belakang plaza menuju area hutan mini yang teduh banget. Setelah keliatan bangunan warna cokelat, kalian udah pasti tau kalau itulah cafenya.


Aku datang kesini di hari Sabtu, beruntung karena katanya pas awal buka, cafe ini cuman beroperasi di hari Senin-Jumat. Karena makin viral, cafe ini bahkan udah ramai sejak pagi. Terbukti ketika aku sampai disini jam 11 siang, Arborea Cafe udah dipenuhi pengunjung yang selesai makan (lah pada dateng jam berapa sih?). Padahal di info yang kudapat di hari Sabtu dan Minggu mereka buka jam 11.  Cafe ini sendiri baru resmi dibuka pas hajatan Asian Games 2018 kemarin, jadi masih terhitung baru.

Katanya pas awal buka, harganya masih terjangkau alias murah meriah. Tapi pas aku kesana, menurutku sih harganya lumayan pricy untuk rasa makanan yang "biasa" aja. Ini penilaian pribadiku sih, tapi pas aku posting di instastoryku ternyata banyak yang komentar hal serupa. Hmm...semoga sih pihak pengelola bisa meningkatkan kualitas rasa makanan dan minuman yang mereka jual biar sebanding sama harganya. Jangan sampai disebut cafe yang hanya "jualan view" aja.


Selain harga yang berubah, bean bag warna-warni yang dulu tersebar di beberapa sudut cafe kini udah nggak ada lagi. Trus sisi cafe yang deket tangga mau ke lantai 2 dan 3 udah dipasangi kanopi jadi pinter-pinter aja cari sudut menarik lainnya karena emang cafe ini instagramable banget.

Karena bentuknya yang tak konvensional, sebenarnya pengunjung bisa duduk di mana aja. Bisa di undakan tangga (tapi bakal menganggu orang lain naik turun), gotong meja kursi terus duduk di hutan, di lantai kayu depan cafe sambil lesehan, di kursi yang tersebar di di berbagai lokasi, di lantai dua yang nyaman karena ber AC dengan kursi sofanya dan kursi bar dengan pemandangan terbuka menghadap hutan seluas 7000m2, dan kalau nggak panas kalian juga bisa duduk santai sambil lesehan di lantai tiga.
Untuk makanan, selain cemilan ada juga makanan berat. Untuk minuman tersedia aneka pilihan mulai aneka kopi, teh, hingga milkshake. Selesai menikmati hidangan, sebelum pulang kita juga bisa sambil belajar karena pohon-pohonnya banyak dikasih info tentang nama pohon tersebut. Biar makin pinter dan makin cinta sama lingkungan ya. 

Best Time to Visit 
Pilihannya antara pagi-pagi sebelum jam 12 siang, atau sekalian sore karena udah nggak panas banget. Menjelang gelap, lampu-lampunya dihidupin yang bikin suasana jadi romantis. Pas setelah hujan juga cakep karena lantainya jadi basah dan bikin kesan misterius gitu.

Jam Operasional :
Senin – Jumat : 08.00 - 20.00 WIB
Sabtu-Minggu : 11.00 - 19.00 WIB

Tips Buat Pengunjung :
- Namanya juga di area hutan, jangan komplain kalau banyak nyamuk. Bagi yang terganggu bisa makan di lantai 2 di ruangan AC.

- Buat yang laper banget, harga makanan disini lumayan pricy jadi ya nikmatin aja cemilan + makanannya. 

- Ada wifi. Tapi alangkah baiknya kalau kesini buat ngobrol bareng temen bukan sibuk kerja atau mainan HP sendiri kan?

-Di dalam Kementerian juga ada Museum Kehutanan dan kalian bisa mampir liat-liat.

- Bawa stainless straw sendiri atau #timdikokop aja karena cafe ini menyediakan paper straw dan paper cup.


Saran Buat Arborea Cafe :
- Area cafe ini semuanya smoking area kecuali lantai 2. Sedikit risih karena aku lagi hamil dan kesini dengan niatan mau ngebersihin paru-paru dengan udara segar dari pepohonan, eh malah ketemu banyak asap rokok.  Kan sedih ya :(

- Cukup kaget karena cafe di area KLH justru menggunakan gelas dan sedotan kertas untuk minuman yang diminum di tempat. Aduuh....kayaknya sih anomali banget ya "pemikiran bisnis" cafe ini dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan di komplek KLH.  Apa susahnya pake gelas yang bisa dicuci dan tegas menolak penggunaan sedotan sekali pakai? Daripada nyumbang sampah tiap hari kan?

Alamat :

Manggala Wanabakti, Jln. Gatot Subroto Rt 1/Rw 3 Tanah Abang-Jakarta Pusat.

Buat yang naik KRL kalian bisa naik kereta lalu turun di stasiun Palmerah terus tinggal jalan kaki. Masuk gerbang aja ntar hutannya di area belakang. Kalau dari pintu masuk samping DPR, arahnya ke kiri yah. Kalau bingung ya tanya petugas aja daripada muter-muter jalan kaki.

xoxo,
JETRANI

Rabu, 06 Februari 2019

Segarnya Soto Daging Sapi Bu Pujo di Pasar Beringharjo

19.36 0 Comments
Sebagai warga Jogja, aneh rasanya kalau nggak tau pasar Beringharjo. Yang dari luar kota aja pada tau dan sering belanja kesini. Beringharjo adalah pasar tradisional terbesar di Yogyakarta yang menjual berbagai macam barang, mulai dari batik yang jadi favorit wisatawan, beragam asesoris, souvenir pernikahan, kebutuhan rumah tangga, aneka tas, sepatu, hingga tak ketinggalan beragam jenis kuliner. Pasar ini emang mampu menjadi magnet bagi wisatawan maupun warga Yogyakarta sendiri untuk selalu mengunjunginya.

Ngomongin soal kuliner, kita bakal dengan mudah menemukan penjual makanan dari yang cuma berjualan di kios, selasar pasar, pinggir-pinggir jalan, sampai mereka yang berkeliling. Di lantai satu ada yang jual sate ayam, sate kere (aduuuuuhhh ngebayanginnya bikin pengen), nasi rames, bakso, mie ayam dan soto. Naik ke lantai dua, ada yang jual empal, gado-gado, tengkleng, nasi dan lauk-pauk, soto daging, buah-buahan juga sayuran segar. Intinya sih nggak bakal kelaperan kalau belanja ke pasar ini.

Di salah satu sudut pasar, tepatnya di Los H lantai dua Beringharjo, terdapat sebuah warung makan legendaris yang harus kalian coba, yakni soto daging. Meski "hanya" menjual soto, tapi tempat makan bernama Warung Soto Daging Sapi Bu Pujo ini setiap harinya selalu ramai pengunjung lho.  Bahkan pas beberapa waktu lalu aku kesini sekitar jam 2 siang, warung soto ini masih rame aja.

Warung Bu Pujo sering disebut sebagai salah satu tempat makan legendaris di Beringharjo. Gimana enggak, warung soto ini setidaknya udah buka sejak tahun 1955. Mami bahkan belom lahir tuh tahun segitu.


Karena udah laper, aku dan mami yang siang itu abis belanja langsung pesen 2 porsi soto sapi komplit. Setiap porsinya berisi nasi putih, potongan kobis, tauge, bihun, irisan daging sapi, taburan bawang goreng, daun seledri, kemudian disiram dengan kuah bening yang segar dan gurih. Perpaduan kaldu sapi dan bumbu rempahnya terasa pas di lidah, ringan dan nggak berlebihan. Intinya sih kuahnya seger banget buatku.


Tampilan seporsi soto sapi Bu Pujo.
Kalau irisan daging dan berbagai taburannya dirasa kurang, kalian juga bisa menyantap soto dengan beberapa lauk tambahan, ada tempe "garit" goreng, baceman tahu  tempe, peyek, dan beberapa lauk lainnya. Aneka cemilan seperti peyek ditata rapi di dalam toples jadul yang merupakan warisan turun-temurun. Jadi nggak hanya mempertahankan cita rasa, Bu Pujo juga mempertahankan suasana lawas di warungnya.
Nuansanya jadul banget.
Deretan meja dan kursi panjang yang terbuat dari kayu, juga beberapa buah toples kuno yang berjajar di atas meja memang memperkuat kesan lawas warung makan ini. Inget banget dulu di rumah simbah juga banyak toples ini. Sekarang kayaknya udah pada pecah 😁.
Toples-toples yang udah kosong.
Selain soto, es campur di warung soto Bu Pujo ini juga jadi favorit pembeli. Terdiri dari campuran santan matang berpadu dengan sirup gula berwarna merah yang diberi isian kelapa muda, cincau hijau, cendol dan es batu, es campur ini menjadi penyempurna setelah menikmati seporsi soto. Wajib coba juga nih guys.

Untuk harga, jangan khawatir. Kalian pasti tau juga kalau Jogja ini surganya kuliner enak dengan harga terjangkau. Satu porsi soto bisa dinikmati hanya dengan Rp 12 ribu, sedang untuk es campurnya hanya Rp 5 ribu. Murah meriah kan?

Best Time to Visit: 
Setiap harinya warung soto ini melayani pembeli dari jam 08.00 pagi sampe jam 15.00 sore.  Tapi paling enak kalau dateng kesini pagi jam 08.00 sampai jam 10.00 karena makan soto pagi-pagi paling nikmat, toplesnya masih penuh semua, dan tempe garitnya baru digoreng jadi enak dimakan panas-panas.

Info Buat Yang Mau Makan Disini : 
Berhubung warung soto ini ada di dalam pasar, kondisi kebersihannya nggak sebersih di restoran (tapi menurutku cukup bersih kok). Kalian juga harus melewati banyak pedagang buah dan juga sayur sebelum sampai disini, jadi kalau dari awal kalian udah nggak betah masuk ke pasar, ya mending jajan di tempat lain. Tapi buat kalian yang udah ada di pasar Beringharjo, saranku silakan mencoba kuliner legendaris yang satu ini.

Alamat :
Pasar Beringharjo, Los H - Lantai 2, Yogyakarta

Xoxo,
JETRANI