Follow Me @rezadiasjetrani

Senin, 10 Desember 2018

Kalau Bisa Pinjam, Kenapa Harus Beli?

02.37 0 Comments

"Karena tidak semua barang harus dibeli dan disimpan, ada kalanya lebih baik hanya dipinjam dan dikembalikan." - CUMI


Siapa yang setuju sama kalimat diatas? Yang setuju pasti golongan orang-orang pelit nih, maunya pinjam nggak mau beli, hehe. Yah, aku juga kayak gitu sih buat barang-barang tertentu. Pasti ada kan barang-barang yang kita butuhin, tapi nggak bakal dipake sering-sering. Misalnya kayak tenda buat naik gunung, kursi lipet, hammock, floaties buat foto-foto kece di kolam renang, hingga wifi pocket buat liburan ke luar negeri.


Menurutku sih itu barang-barang yang dibutuhin tapi nggak untuk setiap hari. Makanya mendingan minjem atau sewa aja sesuai waktu yang kita butuhkan, selebihnya yaudah dibalikin. Selain lebih hemat, kita juga nggak akan buang-buang uang untuk membeli barang yang menurutku termasuk kebutuhan tersier itu. Dulu suka bingung, wah minjem barang ini dimana ya, minjem barang itu dimana ya. Karena biasanya 1 toko hanya menyediakan tipe barang yang sejenis. Misal rental kebutuhan bayi, rental barang outdoor, atau kebutuhan olahraga. Suka ribet kudu nyari-nyari dulu di media sosial, terus masih harus nanya pricelist karena ada toko-toko yang nggak nyantumin harga. Ribet.

Beruntung aku dikasih tau tentang CUMI. Kebutuhanku akan barang-barang pinjaman atau rental pun terjawab. Aku bisa cari apa aja disini dan harganya pun udah tercantum dengan jelas, begitu pun syarat-syarat meminjamnya.

Apa itu CUMI?

Oke, jadi buat yang belum tau, CUMI adalah Rental Marketplace, aplikasi untuk meminjam atau meminjamkan barang dengan mudah dan aman. Karena menyadari bahwa nggak semua barang harus dibeli, platform aplikasi CUMI menyediakan pencarian toko maupun produk bagi mereka yang ingin meminjam barang, dan membuka peluang bagi mereka yang memiliki barang untuk dipinjamkan. Jadi disini kita bisa jadi vendor maupun jadi renter guys.
Download CUMI dulu ya guys.

Apa itu Vendor?
Vendor (alias pihak yang meminjamkan) adalah pengguna yang meminjamkan barang miliknya melalui CUMI.

Apa itu Renter?
Renter (alias peminjam) adalah pengguna yang meminjam barang melalui CUMI.

Gimana cara minjem di CUMI?

Yang pertama, tentu harus download aplikasinya dulu dong. Abis itu kalian tinggal ikuti aja langkah-langkah dan isi data sesuai instruksi.
1. Melengkapi profil data diri (nama lengkap)
2. Verifikasi email kita
3. Verifikasi nomor telepon atau handphone yang aktif. Nanti kita akan mendapat kode verifiasi yang harus kita masukkan
4. Mengisi infomasi bank dan nomor rekening
5. Verifikasi data diri dengan foto KTP jelas, kemudian foto diri memegang foto KTP (selfi),  tujuannya tentu untuk memproteksi vendor maupun renter.
Proses Registrasi dan data-data yang harus diisi.

Semua data harus dilengkapi biar bisa segera transaksi.
Kalau udah, tinggal tunggu akun kita diverifikasi oleh pihak CUMI, dan kalau sukses, kita bisa langsung memilih barang yang mau kita sewa. Nggak usah bingung nyarinya arena setiap barang dikelompokkan sesuai kategori. kategorinya ada banyak dan lengkap, udah kayak toko Palugada (Apa Lo Mau Gue Ada), hehe. Tinggal cari barang dan lakukan filter pencarian biar lebih gampang ya. Filter yang bisa dipilih ini berdasarkan ketersediaan barang di tanggal pinjam yang kita inginkan dan lokasi vendor yang terdekat dari lokasi kita.

Kategori barang  yang ada di CUMI

- Otomotif dan Industri
- Buku
- Pakaian & Kecantikan
- Elektronik & Gadget
- Game & Mainan
- Rumah & Taman
- Anak-anak & Bayi
- Musik & Audio
- Perlengkapan Kantor & Alat Tulis
- Pesta & Acara
- Fotografi & Videografi
- Olahraga & Outdoor
- Kesehatan
- Barang dan Jasa Lainnya
Kategorinya komplit. Mau sewa apa hari ini?
Kemarin pas banget aku lagi cari kursi lipet  buat foto-foto cantik nih diatas bukit. Kebayang kan sarapan di atas bukit sambil menikmati pemandangan gunung-gunung yang terbentang luas. Temenku bakalan bawa lazy bag, makanya aku pengen bawa kursi lipet kami bisa ngobrol cantik sambil ngerumpi gitu. Untung ada yang nyewain dan harganya terjangkau. Kalau beli bisa Rp 600 ribu lebih soalnya, sayang kan duit segitu.

Arus transaksi pinjam-meminjam di CUMI

Renter membuat formulir Inquiry, mengisi tanggal kapan mulai sewa dan kapan dikembalikan   -  Vendor melakukan tindak lanjut: Menyetujui/Membatalkan  - Kalau disetujui, maka kita akan bakal email notifikasi untuk melakukan pembayaran  -  Pembayaran diverifikasi oleh CUMI  -  Kita bisa ambil barang sesuai ketentuan awal (ada yang dikirim, ada yang harus diambil sendiri), jadi jangan lupa baca informasi detilnya ya  -  Kalau barang udah kita terima, barulah vendor menerima pembayaran dari CUMI.

Pembayaran bisa dilakukan melalui transfer rekening bank yang tercantum. Berhubung aku punya kode voucher, aku pakai deh kodenya. Lumayan bisa pinjem gratis hehe. Semua proses ini nggak perlu waktu lama, kayaknya cukup 5 menit, apalagi vendor yang kuhubungi waku itu fast response banget. 

Kita bisa meminjam barang selama masa waktu yang tertera di formulir inquiry, nanti kalau kita telat balikin, udah ada juga ketentuan berapa jumah denda yang harus kita bayar. Untuk barang-barang tertentu ada deposit yang harus kita bayarkan terlebih dahulu, buat jaga-jaga kalau selama masa peminjaman barang itu rusak. Kalau barang kembali dengan aman, uang deposit juga bakal dibalikin 100% kok. Tujuannya sekali lagi untuk kenyamanan kedua belah pihak, baik vendor  maupun renter.

Pengalaman Meminjam Barang di CUMI

Jadi kemarin aku mencari vendor yang lokasinya nggak jauh dari rumah, niat hati biar biaya antarnya lebih hemat, taunya di tempat tersebut barang harus diambil sendiri. Lebih enak juga sih soalnya nggak terlalu jauh dari rumah, jadi bisa kuambil sekalian cari makan.

Sesuai pesanan, barang yang kupinjam adalah kursi lipat merk salah satu merk outdoor ternama. Harga sewanya Rp 15 ribu perhari dan aku pinjam dari hari Sabtu - Senin (total 3 hari). Nah, berhubung ada fitur chat ke vendor, aku tanya deh ke vendornya, boleh nggak kalau barangnya kuambil hari Jumat sore dan ternyata boleh. Baiknya lagi, waktu sewaku tetap dihitung 3 hari, bukan 4 hari. Wah, senangnya. Kalian juga bisa memanfaatkan fitur chat tersebut buat nanya-nanya barang yang mau dipinjam hingga lokasi toko.

Sampai di lokasi, kami sama-sama mengecek kondisi barang dan dalam keadaan bagus. Kursinya ada warna hijau dan juga hitam.

Ini nih penampakan kursi lipetnya. Praktis buat nongkrong cantik diatas bukit, gunung, atau pantai. Bisa aja sih duduk di atas rumput atau beralas matras biasa, tapi kalau ada kursi lebih nyaman aja buat mager, hehe.
Kwitansi pembayaran, tapi aku nggak bayar karena dapet voucher dari CUMI
Besoknya, aku pun siap berangkat mendaki sambil membawa kursi tersebut. Lumayan panjang sih ya bentuknya, aku kira bisa dilipet lebih kecil, ternyata enggak. Tapi masih terhitung ringan jadi nggak terlalu menganggu. Apalagi aku nggak bermalam jadi bawaanku emang nggak banyak. Ini nih penampakan kursi yang kusewa beserta pemandangan yang kunikmati pagi itu.
Nikmat Tuhan  manakah yang kau dustakan?

Setelah selesai memakai kursi untuk liburan tipis-tipis hari Sabtu dan Minggu, aku mengembalikan kursi pinjaman ini sesuai tanggal yang kuisi kemarin (hari Senin), jadi waktunya sesuai. Setelah memastikan barang kembali dalam keadaan baik, transaksi ini pun selesai.

Praktis, mudah, dan murah. Terimakasih CUMI.

Media Sosial CUMI :


Squline, Kursus Bahasa Inggris Jaman Now

02.15 0 Comments
Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia saat ini, merupakan bahasa ibu untuk lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia. Setiap harinya, jutaan orang menggunakan bahasa Inggris baik itu di tempat kerja atau di kehidupan sehari-hari. Ketika orang-orang dari bangsa yang berbeda saling bertemu, bahasa Inggris biasanya dijadikan bahasa penghubung yang digunakan oleh mereka. Termasuk aku yang serimg sekali traveling dan berinteraksi dengan banyak orang. Kemampuan bahasa Inggris meski hanya sekedar untuk sekedar bercakap-cakap tentu sangat diperlukan. Karena lingkunganku saat ini lebih sering bebahasa Indonesia dan daerah, aku ingin belajar bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuanku.

Aku mulai mencari informasi tentang kursus bahasa Inggris, ternyata banyak banget pilihannya. Ada yang membuka kelas konvensional seperti tempat kursus pada umumnya dan ada juga kursus bahasa Inggris online dengan jadwal yang super fleksibel. Wah, ini cocok banget buat traveler sepertiku yang jam kerjanya tidak terduga. Maklum, kalau lagi ada liputan event, bisa keluar kota sehari-hari. Dengan sistem kursus online gini kayaknya bakalan cocok. Ini berlaku juga buat para karyawan atau pegawai yang jam kerjanya dari pagi sampai malem. Mereka juga bisa ikut kursus di waktu senggang kapanpun mereka mau tanpa perlu capek dateng ke tempat kursus.

Maklum, bahasa Inggris dalam dunia kerja saat ini udah sangat dibutuhkan. Dengan skill bahasa Inggris yang baik, karier juga bisa terus menanjak. Berkomunikasi via email atau via teleconference dengan perusahaan pusat ataupun perusahaan cabang di negara lainnya menjadi pekerjaaan sehari-hari bagi mereka yang bekerja di perusahaan asing.

Trus apa nama kursus bahasa Inggris yang kamu maksud, Jet?


Namanya SQULINE. Dari informasi yang kudapat, Squline bermula pada tahun 2013 silam, ketika dua pemuda bernama Tomy Yunus Tjen dan Yohan Limerta sedang berada di China dan banyak permintaan dari teman-temannya di Indonesia yang ingin belajar bahasa China. Yohan Limerta, yang kini menjabat sebagai CTO Squline, berkisah awal mula berdirinya Squline adalah untuk mempertemukan siswa yang ingin belajar bahasa Mandarin dengan guru di China yang mahir bahasa tersebut.

Permintaan tersebut membuat mereka menyediakan jasa penghubung antara murid yang hendak belajar bahasa China atau Indonesia, dengan guru bahasa yang ahli di bidang tersebut. Semakin ke sini, permintaan atas hal tersebut semakin besar, dan dari situ pula Tomy dan Yohan memandang ini sebagai sebuah kesempatan bisnis besar.

Hal ini didukung oleh kehadiran komputer, smartphone, dan koneksi internet yang makin kencang yang bisa membuat sistem belajar-mengajar bisa dilakukan di mana aja dan kapan aja. Kemajuan teknologi inilah yang membuat para pendiri Squline menyelenggarakan kursus bahasa asing lewat saluran video call berbasis Internet.

Kursus Bahasa Asing di Mana Aja

Untuk mengikuti kursus bahasa asing di Squline, tersedia berbagai program yang biayanya juga beragam menyesuaikan program masing-masing. Untuk belajar bahasa Inggris misalnya, biayanya mulai dari Rp 690 ribu untuk 8 sesi dalam 1 bulan untuk SHORT COURSE. Ada juga BRUSH UP yaitu 1 sesi perhari selama 6 bulan, dan beberapa pilihan lainnya yang bebas kita pilih sesuai keinginan. Kelas dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam setiap harinya.

Sebagai aplikasi yang menyediakan layanan berbayar, Squline juga menerapkan sistem pembayaran di dalam aplikasinya, jadi pengguna bisa membayar melalui transfer bank, internet banking, maupun kartu kredit.

Mengapa kursus online lebih efektif daripada kursus konvensional ?

Ketika kita belajar bahasa asing secara konvensional, kita akan mengalami beberapa kesulitan seperti berikut teman-teman:

1. Susahnya mengatur jadwal kelas antara kita dan guru
2. Waktu yang terbuang untuk mencapai tempat kursus
3. Tenaga pengajar yang tidak berpengalaman atau bukan pengajar asing / native
4. Biaya yang mahal
5. Bosan dan materi pembelajaran yang tidak menyesuaikan dengan masing masing murid

Karena itu Squline hadir untuk mengatasi kendala yang ada pada proses belajar mengajar konvensional di tempat kursus.

Metode Pengajaran dan Metode Belajar

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendownload aplikasi Squline. Pilih kursus bahasa yang kita inginkan, terus masukkan data-data yang dibutuhkan. Kita bisa memilih jam, hari dannjuga tanggal yang sesuai dengan waktu senggang kita. Gurunya juga bisa milih lho. Kita juga bakal dapet 1 free session. Asik kan!


Setelah memesan jam untuk placement test, aku pun menunggu waktu tes itu tiba. Deg-degan sih soalnya udah lama nggak ngobrol sama orang asing. Paling nyeletuk-nyeletuk atau kosa kata ala kadarnya. Waktu itu aku pesan kelas jam 10 pagi dan tepat jam 10 kelas dimulai. Aku terhubung dengan Miss Zaidee Camaclang. Kami terhubung melalui video call melalui aplikasi Squline yang sudah kudownload sebelumnya. Selain itu kita bisa pakai Skype juga.

Tes berlangsung selama 30 menit. Sebelumnya aku sudah membaca materi yang bisa didownload oleh setiap peserta tes tergantung tes atau kelas yang dia ikuti saat itu, jadi nggak terlalu bingung. Selama 30 menit miss Zaidee menanyaiku banyak hal, tentang ambisi dan mimpi, tentang kesibukanku saat ini dan menampilkan sejumlah tokoh terkenal kemudian aku disuruh menjelaskan apa yang ku tahu tentang orang-orang tersebut.

Menyenangkan sih ikut kelas online seperti ini. Kalau nggak bisa jawab atau bingung tinggal bilang dan teacher kita akan membantu kita mencari kata atau membuat kalimat yang tepat. Nggak perlu takut dipelototin juga soalnya muka teachernya waktu tes kemarin nggak nongol, yang nongol gambar materi tes aja, hehe. Teachernya juga sabar dan telaten menghadapi murid seperti aku yang masih suka ngomong dicampur bahasa Indonesia.

Berdasarkan pengalaman kemarin, aku bisa membuat kesimpulan sederhana.

Beberapa kemudahan yang ditawarkan Squline yaitu:
1. Jadwal kelas sangat fleksibel karena kita bisa memesan kelas setiap hari Senin- Sabtu pukul 9:00 – 21:00
2. Kita bisa belajar dari mana aja karena kelas dapat diakses secara online, asal kita mempunyai koneksi internet yang stabil melalui gadget  ( laptop, desktop, tablet dan smart phone)
3. Di Squline tenaga pengajar adalah tenaga pengajar asing, native dan berpengalaman.
4. Biaya yang sangat terjangkau, dimulai dari Rp590.000/bulan
5. Karena kelasnya private 1-on-1, maka materi pembelajaran sangat menyesuaikan dengan kebutuhan setiap individu dan materi pembelajaran multimedia, kelas jadi sangat menyenangkan.

Sepertinya aku bakal ngumpulin uang lebih rajin biar bisa ikutan kursus di Squline ini. Apalagi pilihannya nggak cuma bahasa Inggris, ada bahasa Mandarin, Jepang, dan bahasa Indonesia. Kalau kalian penasaran dan tertarik juga meningkatkan kemampuan bahasa asing, kalian bisa baca informasinya di website di bawah ini ya. Selamat belajar juga!

Website :

Rabu, 05 Desember 2018

City of Light by Signify

21.40 0 Comments

Lim Sau Hong, Country Marketing Manager Signify Indonesia, Jaclyn Halim, GM of Leasing & Marketing Communications Senayan City, Rami Hajjar, Country Leader of Signify Business Indonesia, pada acara City of Light di Senayan City Jakarta.
Hari Senin tanggal 3 Desember 2018 kemarin, aku bersama teman-teman media dan blogger diundang dalam acara Launching City of Light di Main Atrium Senayan City Jakarta, yang diadakan oleh Signify sebagai pemimpin dunia di bidang pencahayaan. Buat yang belum tahu, Signify adalah nama perusahaan baru dari Philips Lighting terhitung sejak 16 Mei 2018 yang akan dilegalkan dengan nama Signify dan diterapkan di Indonesia awal 2019.

City of Light merupakan pameran teknologi pencahayaan pertama kali di Indonesia yang dibentuk seperti miniatur kota modern seluas 450m2, yang dibagi menjadi beberapa bagian dengan aplikasi pencahayaan seperti di kantor, taman kota, area ritel, kamar hotel dan juga rumah hunian.

Disini kita juga bisa melihat  Gaze of Light, menara setinggi 16 m yang warnanya bisa berganti-ganti dari jarak jauh, cukup dikendalikan melalui aplikasi pencahayaan yang terkoneksi dengan Interact Landmark. City of Light sendiri merupakan kolaborasi Signify dengan Senayan City dalam rangka menyambut perayaan FSTVE Season yang berlangsung mulai 1 Desember 2018 hingga 13 Januari 2019. Atraksi cahaya ini bisa kita lihat setiap hari di jam 12:00, 15:00, 18:00 dan 20:00.
Gaze of Lights
Di City of Light kita bisa merasakan langsung dan juga berkonsultasi tentang aplikasi sistem pencahayaan yang terkoneksi dengan Interact, dan teknologi pencahayaan dari Philips. Interact adalah platform IoT dari Signify. Platform ini sangat aman,terukur, berbasis awan (cloud) yang menggunakan manajemen data dan kemampuan pemrosesan data yang modern dan canggih. Termasuk pembelajaran mesin untuk menghadirkan pemahaman segala jenis data dan layanan baru bagi pelanggan.

Selain itu pencahayaan rumah terkoneksi Signify, Philips, juga ditampilkan. Berbagai inovasi tidak ketinggalan bohlam LED terbaru dari Signify. Philips MyCare dengan Interlaced Optics, yang menyebarkan cahaya melalui pola yang terinspirasi dari biji-biji bunga matahari.

Ada beberapa zona yang bisa kita nikmati di sini :

1. Interact City : untuk jalan raya, penerangan ruang publik, kawasan pejalan kaki, taman, aln-alun.
2. Interact  Office : kantor dan gedung komersial
3. Interact Industry : pabrik, gudang, pusat logistik
4. Interact Landmark : pencahayaan arsitektur
Pengaturan untuk interact landmark.
5. Interact Hospitality : hotel
Pencahayaan, layanan kamar, laundry, semua bisa dilakukan dengan sentuhan. 
6. Interact Sport : stadion seperti Stadion Jakabaring di Palembang
7. Interact Retail : ritel besar dan toko makanan
Cahaya di bagian tertentu bisa diatur supaya menarik minat pembeli.
Ada pula zona pengalaman hue, yang menjadi bagian favoritku karena kita bisa mematikan lampu dengan  sentuhan dan mengubah suasana ruang tamu. Philips Hue juga bisa di sinkronkan dengan cahaya yang terhubung dengan TV, gaming, atau musik dari JBL. Bayangkan kita bisa mengatur warna pencahayaan rumah dengan smartphone kita. Misalnya kita mau tidur, kita bisa mengatur warna lampu menjadi warna biru atau kuning redup. Atau ketika ingin makan malam romantis, kita bisa mengatur menjadi warna ungu, violet, atau warna lain sesuai keinginan kita.
Bisa mengatur warna dalam ruangan sesuai keingian dan mood kita saat itu.
Oh ya buat kalian, ada informasi menarik nih. Jadi setiap kita membeli Philips Hue dan LED  di LG Senayan City mulai tgl 3 Desember – 31 Januari 2019, kita bisa mengikuti lomba foto  dengan “SignifyCityOfLight atau #TheMeaningofLight dan follow instagram @PhilipsBerbagiTerang. Ada kupon hadiah senilai Rp 250K untuk 100 foto terbaik.

Selasa, 04 Desember 2018

Wisata Gratis Keliling Jakarta

17.40 0 Comments
Sebagai warga baru di Jakarta yang belum genap tinggal selama 1 tahun, keinginanku masih sederhana. Naik ke puncak Monas sama ke Kota Tua. Nah, ke Kota Tua udah dan gara-gara itu aku jadi punya keinginan tambahan. Naik bus tingkat! Jadi di samping Kota Tua beberapa kali aku lihat bus tingkat atau tepatnya bus wisata transjakarta yang merupakan fasilitas dari Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta supaya warga dan wisatawan bisa wisata keliling Jakarta gratis.

Hah? wisata keliling Jakarta gratis? Mungkinkah itu? 

Tentu aja mungkin. Traveling memang identik dengan bepergian ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Biaya yang dibutuhkan pun nggak sedikit karena kita harus naik bus, kereta, bahkan pesawat. Tapi ternyata kita bisa lho liburan gratis di Jakarta aja. Nggak perlu jauh-jauh ke luar kota apalagi luar negeri. 

Terus mau ngapain liburan di Jakarta?

Eh, jangan salah, meski dikenal sebagai kota metropolitan, Jakarta nggak cuma dipenuhi oleh gedung-gedung pencakar langit. Ternyata banyak sudut di kota Jakarta yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga sebagai destinasi wisata di akhir pekan.

Karena itu, Pemda DKI Jakarta dan PT TransJakarta menyediakan bus wisata berbentuk tingkat yang tarifnya gratis untuk dinaiki wisatawan. Bus wisata Transjakarta ini disebut dengan bus Jakarta Explorer yang saat ini punya 5 rute wisata yang berbeda guys. Bus ini beroperasi dengan menelusuri ikon dan landmark yang ada di kota Jakarta.
Tiket layanan gratis yang dibagikan ke setiap penumpang.
Bus wisata ini juga dilengkapi dengan audio yang menjelaskan latar belakang dari lokasi-lokasi yang disinggahi dan ada bus attendant (on board) yang tugasnya memberikan penjelasan mengenai ikon–ikon kota Jakarta yang dilewati oleh bus tersebut, dari mulai bangunan, nama jalan, hingga gedung-gedung yang ada di kota Jakarta. Dijamin setelah turun dari bis ini wawasan kita akan kota Jakarta dan segala seluk-beluknya akan bertambah. 

Rute-rute serta jam operasional yang dimiliki oleh bus wisata Jakarta Explorer ini yaitu : 

BW1 – Sejarah Jakarta (History of Jakarta)

BW2 – Jakarta Baru (Jakarta Modern)

BW3 – Kesenian dan Kuliner (Art and Culinary)

BW4 – Pencakar Langit (Jakarta Skyscrapers)

BW5 – Ruang Terbuka (Jakarta Open Space)

BW6 – Cagar Budaya Jakarta (Jakarta Heritage)

Atau ini dia rute keseluruhannya :

Penumpang bisa naik dari titik-titik yang sudah disediakan. Sebelum naik, petugas akan membagikan tiket untuk seluruh penumpang dan tidak boleh ada penumpang yang berdiri dan berjalan-jalan di lorong selama bis bergerak. Selain itu kita nggak boleh makan dan minum selama perjalanan. Oiya usahakan jangan nyampah ya, ada tempat sampah yang disediain kok di tiap lantai. Sedih aku kalo liat ada yang nyampah tu :( . 

Waktu itu, aku sama mas memilih rute BW1 dan berkeliling berbagai lokasi bersejarah Jakarta. Kami naik dari halte Kota Tua dan sepeda motor kami parkir di area parkir nggah jauh dari situ. Kita juga nggak perlu lama mengantri karena bis ini kapasitas penumpangnya cukup banyak. Mas sih udah pernah naik, aku yang belom. Berhubung aku selalu minta naik, akhirnya baru keturutan sekarang. Langsung excited buat duduk di lantai 2.
Suasana di lantai 2. 
Sepanjang jalan, bus attendant memberikan penjelasan tentang berbagai hal dari mulai sejarah Stasiun Kota, kawasa  Olimo, nama sungai yang mengaliri Jakarta, sejarah Monas, pembangunan Masjid Istiqlal dan gereja Katedral, hingga nama jalan protokol dan kisah tentang pahlawan di balik nama jalan tersebut.
Bus attendant yang sigap dan jelas dalam memberikan penjelasan.
Nantinya semua penumpang harus turun di lokasi tertentu untuk berganti bis. Kita bisa tetap melanjutkan rute yang sama atau berganti rute bis lainnya, tapi harus turun dulu dan antri lagi seperti di awal naik.
Turun di Monas dan antri nungguin bis.
Kalau kami kemarin, naik dari Kota Tua, turun di Monas. Nanti dari Monas kami cari bis yang langsung ke arah Kota Tua. Tapi itu muter-muter dan kami jadi ngikut bis BW 2 trus ganti lagi di .  Jadi kalau dihitung waktu itu aku menbutuhkan waktu hampir 3 jam untuk kembali lagi ke titik awal di Kota Tua. Makanya, pastikan kalian udah makan dan tak lupa minum ketika turun dari bis ya.

Bus attendant waktu itu juga sempat menjelaskan kalau bis ini bisa disewa khusus untuk rombongan yang ingin wisata gratis tanpa perlu ribet antri dan bercampur dengan wisatawan lain.

Wah, menarik nih. Berikut ini informasinya. 

Bus wisata bagi peserta rombongan khusus:

1. Ditujukan bagi sekolah maupun kelompok tertentu yang sudah mengajukan surat permohonan, mereka akan diberikan bus khusus sesuai dengan jumlah peserta yang sudah ditentukan. 

2. Rute mengikuti rute layanan yang telah ditentukan.

3. Peserta rombongan akan didampingi oleh pendamping yang akan memaparkan mengenai sistem TransJakarta dan lokasi-lokasi menarik sepanjang rute perjalanan.

4. Peserta menuju ke tempat tujuan tanpa harus berhenti di setiap halte dan tidak bercampur dengan penumpang umum lainnya

Persyaratan pendaftaran rombongan untuk mengikuti kegiatan Site Visit Transjakarta:

Untuk Site Visit Transjakarta: Senior Traveler, rombongan  ini khusus bagi mereka yang berusia 60 – 70 tahun, sementara untuk usia rombongan Site Visit Transjakarta: Edu Trip adalah untuk mereka yang berusia sekitar 7 – 14 tahun.

1. Membuat Surat Permohonan
- Ditujukan kepada Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta.
- Pengajuan minimal satu minggu sebelum pelaksanaan.
Permohonan dikirimkan ke PT. Transportasi Jakarta Jalan Mayjen Soetoyo no. 1 Jakarta Timur 13650, dapat melalui fax di (021) 80879453, maupun melalui email ke naektije@transjakarta.co.id dengan subject: Site Visit Transjakarta

2. Dalam Surat Permohonan wajib mencantumkan : 
- Nama rombongan/instansi
- Rute yang diajukan/dipilih
- Tanggal pelaksanaan
- Waktu pelaksanaan
- Jumlah peserta (minimal 50 orang)
- Nomor telepon koordinator/ penanggung jawab

Wah, kayaknya seru nih wisata rombongan. Sayang, usia tanggung kayak aku gini nggak bisa ikut dua-duanya. Jadi kita harus naik dan antri sendiri ya, hehe.

Sejauh pengalamanku kemarin, fasilitas yang ada di bis wisata udah cukup bagus sih, hanya pas mau balik ke Kota Tua, kami dapat bis yang mungkin micnya rusak dan kami duduk di lantai 2. Alhasil kami nggak bisa denger penjelasan dari  bus attendant soalnya kalah sama suara penumpang di sekitar kami. Padahal di bis pertama masnya jelasin dengan lantang dan jelas karena micnya nyala.  Hal sederhana tapi lumayan fatal karena pada akhirnya kami hanya seperti naik bis tingkat biasa tanpa mendapatkan informasi apapun. Yah, untung pas berangkat udah dapet sekilas info, jadi nggak begitu gondok. Mungkin emang harus naik semua rute biar puas kali ya.

Buat kalian yang punya pertanyaan ataupun informasi mengenai layanan bus wisata Transjakarta #JakartaExplorer ataupun layanan Transjakarta lainnya, kalian bisa hubungi contact center Transjakarta 1500102 atau mention akun twitter resmi Transjakarta @pt_transjakarta . Selamat mencoba dan selamat liburan keliling Jakarta!

Sumber foto dan artikel :
1. Jetrani Reza Dias
2. http://transjakarta.co.id

Rabu, 28 November 2018

Dr. Hsieh, Skin Care dengan Sertifikasi Halal dari Taiwan

02.18 1 Comments
Rangkaian produk Dr.Hsieh yang kugunakan.
Rutinitas menggunakan skin care untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih dan sehat bisa jadi hal yang membingungkan atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. Hal yang paling sering jadi pertanyaan adalah di usia berapa sih, kita harus memulai merawat kulit wajah dan menggunakan skin care? Produk atau merk apa yang sebaiknya dipilih apalagi untuk wajah?

Umumnya, para wanita mulai memakai skin care kalau terjadi masalah pada kulit wajah, tidak selalu berpatokan pada usia. Berbagai masalah kulit seperti jerawat, kulit kusam, pori-pori besar adalah alasan utama wanita mulai memakai skin care. Tapi ada baiknya mulai memakai skin care sejak usia remaja, bukan karena ada masalah pada kulit wajah. Bukankah ada ungkapan mencegah adalah lebih baik dari mengobati?

Semakin bertambahnya usia, maka akan berbeda pula masalah yang dihadapi oleh kulit wajah. Jadi kalau kalian ingin mulai merawat kulit, nggak ada salahnya dimulai dari remaja, hanya  tinggal menyesuaikan dengan usia dan produk skin care apa saja yang dipakai. Sayang, belum banyak yang sadar bahwa skin care dengan kandungan yang halal ternyata juga penting lho.

Kalau ngomongin tentang skin care halal, di Indonesia sendiri sudah mulai cukup banyak brand skin care lokal yang sudah bersertifikasi halal, tapi untuk produk dari luar Indonesia bisa dibilang masih sedikit. Nah, kali ini aku mau berbagi pengalaman dan informasi seputar salah satu brand skin care dari Taiwan yang sudah bersertifikasi halal dan aman digunakan, yaitu Dr. Hsieh.

Tentang Dr. Hsieh

Bagi kalian yang belum pernah mendengar merk ini, Dr. Hsieh adalah brand skin care pertama buatan Taiwan yang memiliki hak patent “produk skin care Mandelic Acid”.
"Mandelic acid adalah sejenis AHA yang diambil dari ekstrak almond pahit. Karena mempunyai partikel yang besar dan lebih susah menembus ke dalam kulit, mandelic acid dianggap sebagai mild exfoliator, jadi kulit lebih nggak rentan iritasi."
Nggak hanya itu, Dr. Hsien juga terbuat dari bahan kandungan alami yang baik dan ramah untuk kulit lho, juga sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Taiwan Halal Integrity Development Association.


Produk Dr. Hsieh yang aku gunakan dan akan aku bahas kali ini adalah Dr. Hsieh Acne Skincare Set, yang terdiri dari : 

1.  Dr. Hsieh Mandelic Flower Acid Whitening Facial Cleanser 120ml
2. Dr. Hsieh 10% Mandelic Acid Home-Peeling Liquid Serum Kulit 15 ml
3.
Dr. Hsieh Quintuple Hydrating Gel Pelembap Wajah 15ml 
4. Dr. Hsieh 30% Mandelic Acid Anti-Acne Gel 20ml

Dari informasi yang kudapat, Dr. Hsieh Acne Skincare Set ini ampuh membersihkan wajah dari jerawat dan bekas jerawat, meremajakan kuit wajah, melembapkan dan menjaga agar kulit  agar terhindar dari jerawat. Wah, ini sih aku perlu banget soalnya di wajahku banyak bekas jerawatnya. Dulu waktu SMA sama kuliah, aku suka pegang wajah dengan tangan kotor. Terus sekarang aku merasakan akibatnya deh.

Mandelic Acid yang terdapat dalam produk Dr. Hsieh sendiri konon mudah larut dalam minyak (oil-soluble), jadi cocok buat jenis kulit berminyak dan acne-prone.  Ini adalah rangkaian produk dan urutan penggunaan yang kulakukan.

1. Mandelic Flower Acid Whitening Facial Cleanser 120 ml

Untuk memutihkan dan mencerahkan kulit, maka harus dimulai dari tahap pembersihan. Sabun cuci wajah dengan bahan bunga almond ini dapat membersihkan hingga ke pori-pori, mencegah timbulnya noda hitam, mengangkat sel kulit mati dan bikin kulit muka lebih lembut usai mencuci muka. Kandungannya sangat padat, jadi cukup sedikit aja sudah bisa membersihkan seluruh wajah kita lho teman-teman. Untuk hasil bersih maksimal, bisa juga menggunakan brush wajah agar seluruh kotoran dan sisa make up terangkat dengan baik.
Sudah ada label halalnya.
2. Mandelic Acid Home-Peeling Liquid 15 ml

Ini adalah produk utama dari Dr.Hsieh yang mempunyai paten dunia tentang Asam Mandelat, yang mampu memberikan 3 hasil yaitu mencerahkan, mengatasi masalah jerawat dan masalah penuaan kulit. Asam mandelat yang ramah di kulit, membuat pembersihan jerawat menjadi lebih efektif dan tidak merusak kulit. Perawatannya juga gampang banget! Cukup 1-2 tetes aja lalu oleskan secara merata dengan cara ditepuk-tepuk secara lembut, untuk seluruh wajah menjadi bebas jerawat, cerah, lembab, dan bebas penuaan kulit. 

Mandelic Acid Home-Peeling Liquid ini adalah serum wajah yang digunakan setelah mencuci muka. Jadi kulit masih seger banget tuh. Produk ini hadir dalam kemasan mungil berwarna hijau dan menggunakan sistem pipet, jadi kita bisa mengeluarkan produk sejumlah yang kita inginkan, nggak takut bakal kebanyakan dan juga lebih higienis. Teksturnya cair dan bening serta cepat meresap di kulit.
Kemasan dengam tutup pipet gini bikin praktis dan nggak takut kebanyakan nuangnya. 
3. Quintuple Hydrating Gel Pelembap Wajah 15 ml

Berikutnya aku menggunakan gel pelembab wajah yang dapat menghidupkan sel-sel kulit sehingga tampak lebih segar ceria, melembabkan, dan anti penuaan. Pelembab wajah ini juga nggak lengket di kulit. Oiya, pelembab ini memanfaatkan teknologi hidrasi untuk menggabungkan bahan-bahan untuk anti penuaan yang menembus ke dalam kulit dengan efektif serta ada kandungan mintnya. Kebayang dong seger banget  buat kulit kita. Ekstrak stroberi dan esens bunga mawarnya juga menjadikan kulit bening, cerah, putih, lembut, dan lembab. Cara pakainya cukup ambil gel secukupnya dan oleskan pada kulit wajah secara merata. Aku sih makenya dengan dioles dan ditepuk-tepuk secara lembab. Pelan-pelan aja dan tunggu beberapa saat sampai meresap. 

4. Mandelic Acid Anti-Acne Gel 20 ml

Terakhir, aku menggunakan mandelic acid anti-acne gel, untuk membasmi dan mencegah jerawat kembali dengan perawatan dari akar serta perbaikan kondisi kulit. Gel ini juga berguna untuk mempercepat metabolisme guna menghilangkan noda hitam dan bekas jerawat. Membersihkan jerawat tanpa bekas adalah tugas utama dari gel ini. Cukup perawatan on-the-spot, besoknya jerawat pun ikut menciut. Atau kalau nggak langsung kempes, setidaknya gel ini bisa meredam jerawat yang timbul di kulit wajah kita.

Pencet dan keluarkan gel secukupnya, lalu oleskan pada bagian wajah yang berjerawat dengan cara ditotol-totol. Besoknya jerawat udah mulai kempes. Ampuh! 

Apakah Produk Ini Beneran Halal?

Aku yakin sebagian dari kalian mungkin masih bertanya-tanya soal kandungan produk Dr. Hsieh ini benaran halal atau enggak. Terlebih di kemasan produk ini pun, bahasa yang digunakan adalah bahasa Taiwan. Tapi jangan khawatir teman-teman, soalnya ada label halal yang jelas terpampang di kemasan plastiknya (kalau plastiknya dibuka dan dibuang ya hilang). Di websitenya pun mereka juga mencantumkah bahwa produk ini telah resmi bersertifikat halal.

Pengalaman Menggunakan Produk Dr. Hsieh

Before
Ketika aku menerima produk ini pertama kali, pas banget aku lagi jerawatan di dagu. Lumayan risih apalagi keliatan banget. Sebelum makin parah, aku langsung cobain pakr rangkaian perawatan dari Dr.Hsieh ini.
Gini nih mata sama muka bangun tidur. 
Day 1 :
Pertama pakai sabun cuci mukanya, muka langsung berasa kenyal. Belum keliatan makin cerah, tapi muka terasa lebih segar. Kemudian aku lanjutkan memakai rangkain produk lainnya. Nggak terasa lengket di kulit, cepat meresap. Terakhir aku oleskan anti-acne gel dan keesokan harinya jerawatku mulai kempes sedikit dan nggak memerah.

Day 3 : 
Wajahku mulai makin cerah secara bertahap. Nggak langsung instan putih lho ya, malah mgeri kalau langsung putih. Tapi mulai lebih cerah di hari ke-3 ini. Kulanjutkan dengan rangkaian produk lainnya seperti biasa. Alhamdulillah kulitku cocok pakai produk ini, meski berasal dari Taiwan tapi cocok buat kulit orang Indonesia seperti aku. Jerawatku sendiri sudah kempes meski bekasnya masih ada. Sedikit benjolan kecil yang tinggal menunggu waktu untuk hilang dari wajahku.

Day 7: 
Bekas jerawatku sudah hilang! Wah senangnya....biasanya kalau jerawatan sampai bengkak merah bahkan ada isinya dan bikin gemes buat mencetin jerawat itu. Tapu berkat Dr.Hsieh, nggak sampai bengkak juga sudah kempes duluan nih. Tinggal teratur pakai biar pori-pori wajahku yang besar dan bekas jerawat lama lainnya bisa menghilang nih.

After : 
Bekas-bekas jerawat perlahan mulai menghilang nih.
Yang aku senang dari produk ini, semuanya dilakukan bertahap jadi terasa alami. Bikin aku yakin kalau kandungan di dalam produk ini semuanya terbuat dari bahan pilihan yang aman buat kulit wajahku.

Dimana Belinya ? 

Buat kamu yang punya kulit wajah berminyak dan punya masalah dengan jerawat, kamu bisa cobain juga produk dari Dr. Hsieh Indonesia seperti aku. Selain kandungan dan bahannya telah tersertifikasi halal, kandungan Mandelic Acidnya mampu membantu kamu dalam mengeksfoliasi kulit terutama bagi pemilik kulit sensitif. Produk ini juga gampang diperoleh di berbagai marketplace seperti Isheera Global di Shopee, Tokopedia, Blibli,  dan Jd.id.

Social Media : 

IG: dr.hsieh.id
FB: Dr.Hsieh.id

Website


Jumat, 23 November 2018

Ketagihan Krakakoa, Cokelat yang Membawa Perubahan

00.45 1 Comments
Beragam produk cokelat Krakakoa.
Siapa yang nggak kenal dan nggak suka chocolate? Kalaupun ada, aku yakin hanya beberapa. Cokelat memang sudah populer dengan segala manfaat dan khasiatnya, baik untuk kecantikan juga kesehatan. Banyak juga makanan dan minuman yang sering dikreasikan dengan cokelat. Oh iya, tahukah kamu kalau cokelat bahkan bisa mengurangi risiko penyakit jantung? Mantap kan! Sayang, kebanyakan aneka cemilan cokelat yang beredar di pasaran adalah cokelat buatan luar negeri. Padahal, cokelat buatan lokal yang asli dari negeri kita sendiri juga nggak kalah berkualitas, lho! Bahkan Indonesia adalah salah satu dari tiga besar negara penghasil biji cokelat di dunia, tapi kalau bicara tentang cokelat premium, banyak orang hanya tahu cokelat Swiss dan Belgia saja. Kini, makin banyak Indonesian Chocolate yang mulai diperhitungkan, salah satunya adalah Krakakoa.

Apa Itu Krakakoa

Tampilan website Krakakoa
Didirikan oleh Sabrina Moestopo di tahun 2013, Krakakoa menawarkan olahan cokelat berupa cokelat batangan, chocolate nibs, bubuk cokelat, hingga teh cokelat dengan rasa yang khas Indonesia. Ada pula beragam rasa unik seperti rasa jahe, kayu manis, atau cokelat batangan asli daerah, seperti cokelat Saludengen dari Sulawesi Barat. Krakakoa juga berhasil menyabet enam penghargaan bergengsi dalam ajang prestisius Academy of Chocolate 2017 Awards pada September 2017 tahun lalu dimana proses penjuriannya berlangsung di Inggris. Krakakoa yang berbasis di Lampung ini terbukti berhasil memikat para dewan juri.

Krakakoa memiliki banyak varian coklat yang dijual, baik dari segi rasa maupun bentuk, tidak hanya Chocolate Bar maupun Chocolate Bark. Beberapa rasa coklat yang merupakan best seller diantaranya: 
1. Sea Salt & Pepper
2. Cinnamon
3. 100% Dark Chocolate
4. 60% Dark Chocolate
Pengen nyobain semua deh.
Selain itu, untuk memenuhi keinginan konsumen, ada beragam bentuk olahan coklat yang ditawarkan, seperti:
1. Archipelago Bars
2. Gourmet Nibs, diantaranya ada:
    - Gourmet Nibs Coconut & Cashew
    - Gourmet Nibs Mixed Spices
3. Krakakoa x BEAU Bark
4. Arenga Classics
5. Drinking Chocolate

Permasalahan Para Petani Cokelat

Sebagai salah satu dari tiga besar negara penghasil biji cokelat di dunia, tentu ada banyak masalah bagi para petani dari bertani pohon kakao (theobroma cacao), diantaranya pemahaman petani yang buruk tentang bagaimana mengelola perkebunan dan melawan penyakit dengan benar.
Petani cokelat menjemur cokelat hasil panen.
Selain penyakit, masalah lain yang mengganggu sektor kakao Indonesia adalah kualitas yang rendah dan kurangnya nilai tambah. Jadi meskipun merupakan produsen cokelat terbesar ketiga di dunia seperti kusebut di awal, ternyata kualitas biji Indonesia tidak dapat bersaing dengan biji dari negara-negara penghasil kakao lainnya. Petani Indonesia banyak yang tidak terdidik dengan baik dalam proses fermentasi kakao, yang menghasilkan biji yang tidak difermentasi.

Di sinilah langkah Krakakoa sebagai perusahaan cokelat "famer-to-bar" yang didirikan dengan misi untuk meningkatkan penghidupan petani kakao Indonesia. Krakakoa terlibat dengan petani kakao kecil secara langsung untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas panen mereka.
Proses pembentukan coklat yang higienis

Krakaoa Membawa Perubahan Pada Petani

Lampung adalah sumber utama cokelat Krakakoa. Bekerjasama dengan SwissContact, Krakakoa telah memberikan pelatihan kepada sekitar 1000 petani yang tinggal di daerah perbatasan yang sensitif di sekitar taman nasional di Lampung, Sumatra dan di Sulawesi Barat. Semua petani mitra Krakakoa juga harus menyelesaikan lokakarya pendidikan selama dua bulan tentang teknik pertanian organik, manajemen penyakit, fermentasi, dan konservasi. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, para petani akan diberi alat yang mereka butuhkan untuk bertani dan memproses kakao mereka dan dukungan berkelanjutan dari pelatih Krakakoa.

Konon, Sabrina ini langsung terjun ke lapangan, bukan hanya sekadar duduk diam di belakang meja menghitung untung dan rugi perusahaan. Ia langsung terlibat dengan proses produksi dan pasca produksi. Bagi Sabrina, proses pasca panen sangat penting bila bicara tentang cokelat karena cara fermentasi, dan cara jemur akan berpengaruh sekali terhadap produk akhir dari sebuah cokelat. Karena Krakakoa bekerja langsung dengan petani, maka Sabrina dan timnya bisa langsung memberikan masukan hingga mendapatkan kualitas yang ia inginkan. Setiap batch cokelat yang ia terima, ia akan membuat produk contohnya dan mengirimkannya ke petani. Dengan begitu, para petani akan tahu rasa yang tercipta atas usaha mereka. Duh, sungguh inspiratif ya. Ternyata bikin cokelat itu nggak segampang kita tinggal buka kemasan terus menikmatinya.

Sabrina juga berupaya memberikan upah lebih terhadap para petani hingga 3 kali lipat. Ia mencoba memberikan sistem insentif atas hasil kerja mereka. Alasannya, karena menjadi petani tidak mudah. Mereka bekerja keras, pergi ke kebun, panas, digigit nyamuk, ditambah dengan risiko gagal panen. Jadi mengapa mereka tidak dibayar tinggi? Demikian pemikiran Sabrina.

Pada akhirnya, Sabrina kembali ke alasannya mendirikan perusahaan ini bahwa sebuah perusahaan tidak hanya untuk meraih keuntungan tetapi juga untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan. Ia ingin perusahaannya berkembang dengan harapan ia akan membuat dampak nyata di masyarakat serta mengubah komunitas karena pekerjaan yang ia lakukan.

Krakakoa Cacao Nibs

Beruntung, setelah membaca berbagai ulasan hebat tentang Sabrina dan Krakakoa, aku berhasil mencicipi Krakakoa Cacao Nibs Coconut & Cashew dan Krakakoa Cacao Nibs with Mixed Spices. Krakakoa Cacao Nibs adalah biji kakao yang telah melalui proses pengeringan alami, dipanggang dan dihancurkan, dengan tekstur yang crunchy serta kaya sumber antioksidan, mineral, dan serat. Rasanya? JANGAN TANYA! Awalnya aku pikir bakalan biasa aja, taunya memang renyah dan enak banget!
Cacao Nibs
Aku jadi teringat sebuah kutipan yang berbunyi seperti ini:

"Chocolate is cheaper than therapy, and you don't need an appointment."

 - Unknown

Menurutku ini betul banget. Banyak yang menjadikan makanan khususnya cokelat sebagai "pelarian" ketika sedang stres. Makan coklat yang enak membuat pikiran jadi rileks dan mood ikut membaik. Setelah menikmati Krakakoa Cacao Nibs with Mixed Spices, ada sedikit rasa pahit yang tertinggal di mulutku. Tapi bukan pahit seperti jamu yang bikin eneg, melainkan pahit yang menyenangkan. Bikin aku nggak mau berhenti makan. Bentuk Krakakoa Cacao Nibs with Mixed Spices ini seperti kerikil kecil-kecil yang dibalut cokelat. Teksturnya renyah dan ada aromatik rempah-rempah tropis. Ada campuran rasa pala, kayu manis, cengkeh dan jahe. Indonesia banget sih kalau kubilang. Bukan seperti cokelat yang biasanya hanya manis ataupun pahit. Karena bentuknya yang imut, cokelat ini lebih cocok dijadikan taburan pada makanan atau minuman. Biar ada kres-kresnya.

Kalau Krakakoa Cacao Nibs Coconut & Cashew bentuknya sedikit berbeda. Seperti gumpalan-gumpalan dari remahan cokelat berukuran besar. Rasa kelapa dan kacang metenya cukup terasa dan bagiku sedikit lebih pahit dibanding yang Mixed Spices. Tapi bentuknya lebih mudah dimakan, soalnya ukurannya besar jadi tinggal comot, mudah juga dibuka karena kemasannya yang praktis. Kalau nggak habis, bisa ditutup lagi dan dimakan nanti. Kalau kalian penasaran sama beragam rasa dan olahan cokelat dari Krakakoa, kalian bisa langsung visit ke websitenya di www.krakakoa.com atau klik instagam mereka di @krakakoa