Follow Me @rezadiasjetrani

Selasa, 28 Januari 2020

Ternyata Bisa Bayar Pajak Motor Tahunan - STNK di Alfamart atau Indomaret

09.08 1 Comments
Ternyataaaaaaaa oh ternyataaaaaaaa kita bisa lho bayar pajak motor tahunan atau pajak STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) di Alfamart atau Indomaret. Darimana aja aku baru tau? 😅😅

Ceritanya, motorku scoopy kan belinya di Cilegon, karena KTP ku sekarang Cilegon. Terus motornya ada di Jogja, sedangkan aku tinggal di Pamulang.

Kebayang dong ribetnya kirim STNK dari Jogja buat bayar pajak? Untung kemarin nyobain buat bayar di Indomaret dan ternyata bisa! 

Cukup nyebutin plat nomor kendaraan dan nomer HP buat kode verifikasi, dan taraaaaaa pajak pun terbayar. Sebelumnya aku nyoba via mobile banking BCA nggak bisa, internet banking BCA juga nggak bisa, karena nggak ada pilihannya. Bisanya lewat ATM. Tapi karena aku perlu struk fisik yang lebih jelas, mending coba via kasir minimarket aja. 

Nanti struk yang kita dapet, berlaku buat 6 hari aja. Bawa STNK asli dan struk ke Samsat buat distempel tanda udah bayar pajak tahunan.

Kita cuma dikenai biaya Rp 5 ribu aja. No ribet. No antri. No kena denda.

Praktis! Meski pada akhirnya tetep butuh STNK asli (jadi tetep kirim STNK dari Jogja ke Cilegon buat di stempel), tapi ngurusnya lebih tenang karena udah bayar. Maklum, tim bayar apa-apa mepet 🤣🤣.

Kalian jangan lupa bayar pajak juga ya.  Jangan sampe telat karena denda telat 1 hari sama aja kayak telat bayar 1 tahun.

Orang bijak taat pajak, uwuw! 

Xoxo,
Jetrani

Selasa, 14 Januari 2020

Menikmati Sunset sambil Menonton Pertunjukkan Akustik dari Puncak Sosok

22.58 0 Comments
Setiap kali pulang ke Jogja, aku selalu dibuat takjub akan banyaknya tempat wisata baru di kota ini. Kayaknya tiap bulan selalu ada aja yang baru 😅. Kali ini aku pergi ke Puncak Sosok, tempat wisata malam yang setiap sudutnya menarik untuk dijadikan spot foto.
Puncak Sosok Yogyakarta

LOKASI PUNCAK SOSOK YOGYAKARTA

Berjarak kurang lebih 16 kilometer dari jantung Kota Yogyakarta, tepatnya di Dusun Jambon, Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Puncak Sosok bisa dicapai dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Akses jalannya terhitung sempit dan melewati rumah-rumah warga. Aku yang kesini sama Bayu dan Holly sempet takut kalo nyasar, karena beneran masuk kampung.

JALAN MENUJU PUNCAK SOSOK

Abis lewatin rumah warga, nanti lanjut lewatin jalan nanjak + nikung sehingga keahlian berkendara bisa diuji disini. Untung yang nyetir Bayu. Untung lagi jalur masuk dan jalur keluar kendaraan dibedakan jadi bisa mengantisipasi kendaraan yang berpapasan. Nggak ngerti kalo mobil sama mobil papasan, siapa yang bakal ngalah 😅.

Pas aku kesini kebetulan malam hari, ceritanya abis makan sate klathak. Lampu penerangan masih terhitung kurang. Apalagi jarak rumah warga cukup jauh satu sama lain. Jadi tetap waspada dan jangan sampai ngantuk pas kesini ya. Jika kesini di sore hari,  mata kita akan dimanjakan pemandangan indah perbukitan nan hijau di sepanjang jalan.

Setelah menanjak beberapa menit, kita akan sampai di area parkir. Kukira bakalan sempit, ternyata luas banget. Waktu ada ada lebih dari 15 mobil dan masih banyak area kosong.

Dari area parkir, kita masih harus jalan kaki menyusuri jalan cor blok yang menanjak hingga akhirnya sampai di Puncak Sosok yang dibangun Januari 2018 ini. Disamping kanan dan kiri jalan setapak, diberi penerangan lampu kuning temaram sehingga suasana jadi romantis.

Lumayan lho ya jalan dari parkiran sampe area makan. Apalagi aku lagi hamil. Jalan dikit brenti narik napas. Kalo orang tua yang kesini kayaknya kudu jalan-brenti-jalan-brenti juga 😅.

ADA APA AJA DI PUNCAK SOSOK 

Sebaiknya kesini di sore hari, karena dari Puncak Sosok kita bisa menikmati panorama sunset yang menawan. Malam harinya, di hari tertentu terutama malam minggu ada pementasan akustik. Kebanyakan pengunjung Puncak Sosok yang dateng biasanya duduk santai sambil menikmati pementasan musik akustik.

Pengelola emang udah nyediain panggung terbuka dan set sound beserta alat musik jadi siapa aja bisa tampil. Buat kalian yang pengen tampil atau menampilkan pertunjukan akustik, cukup menghubungi pengelola lalu menyesuaikan jadwal dengan pengisi acara lainnya. Mayan tuh buat tes pasar dan tes keberanian tampil di depan umum 😁.

FASILITAS DI PUNCAK SOSOK

Fasilitas penunjang wisata di Puncak Sosok pun sudah cukup lengkap. Ada warung makan, toilet bersih, mushola, juga gazebo dan spot foto di berbagai sudut. Soal harga makanan, jangan khawatir. Jogja apa sih yang mahal? Amat terjangkau bahkan bisa dibilang murah. Harga minuman jeruk dan teh panas nggak sampe 5 ribu rupiah. Ada wedang uwuh, jahe, dll. Terus ada juga mie rebus, aneka gorengan, dan cemilan ringan lainnya.

Kalo kehabisan kursi, kita bisa menyewa alas yang bisa dipake sebagai alas bersantai. Selanjutnya,  kita bisa lanjut menikmati pesona malam di Puncak Sosok yang menampakkan keindahannya, cahaya lampu hias dengan latar belakang gemerlap lampu kota Yogyakarta seakan menjadi perpaduan yang begitu sempurna.

XOXO,
JETRANI

Sabtu, 11 Januari 2020

Hua Hin Station, Biar Tua tapi Tetap Cantik

20.56 0 Comments
Kalo liburan ke Thailand, Hua Hin mungkin menjadi daerah wisata yang kalah pamor dibanding Pattaya apalagi Bangkok. Tapi siapa sangka,  selain punya deretan pantai yang menawan, Hua Hin juga punya salah satu stasiun kereta tercantik di dunia lho.

Awalnya pas mau ke Thailand cuma pengen ke Bangkok sama Santorini Park. Terus pas googling destinasi mana yang bisa didatengin, nemulah aku Hua Hin Railway Station ini.
Spot favorit buat foto nih.
Bagian depan stasiun yang tua tapi kece.
Begitu liat fotonya, aku langsung bilang ke Holly sahabatku kalo "KITA KUDU KESINI HOL!" sambil kukirim foto-fotonya ke grup WA. Holly yang awalnya cuman mau ke Malaysia khususnya Melaka oke-oke aja.

Thailand itu luas banget. Jadi waktu kami yang hanya 3 hari 2 malem nggak bakal cukup buat eksplore semua destinasi disini. Maunya sih ke Pattaya tapi kok jauh aja dari Santorini Park. Yaudah lah kapan-kapan aja kesananya.

ADA APA DI HUA HIN?

Perlu kalian tau nih guys kalo Hua Hin dikenal sebagai destinasi elegan dan bergengsi alias pilihan warga Thailand kelas atas. Hua Hin punya deretan resort mewah, pantai yang indah, suasana tenang dan nggak sesak oleh turis. Hotel-hotelngya juga bagus-bagus dan terkenal semua. Bahkan ada bandara sendiri, yaitu bandara Hua Hin.

Dibanding kota-kota pantai lainnya di Thailand kayak Phuket dan Pattaya, kehidupan malam disini pun sedikit lebih santun. Nggak tau juga bisa nemu mbak-mbak cantik aspal apa enggak 😅.

Oke, lanjut cerita soal stasiun keretanya yak! 

Hua Hin Railway Station dibangun pada masa pemerintahan Raja Rama VI. Stasiun ini adalah salah satu stasiun kereta api tertua di Thailand. Makanya, nggak heran kalo Railway Station ini dijadikan warisan budaya Thailand. Bentuk bangunannya pun terbilang unik dan salah satu yang paling cantik karena masih menggunakan arsitektur tradisional yang bisa kita lihat di bagian waiting room. Warnanya pun dominan merah dan kuning (agak krem), jadi cakeeeep buat foto-foto. Nggak suram pokoknya meskipun tua. 
Hua Hin Railway Station
Ruang tunggu di Hua Hin Railway Station
Loket tiket di Hua Hin Railway Station
Kita bisa mengunjungi Hua Hin Railway Station tepatnya di sebelah barat Damnoern Kasem Road. Jangan khawatir karena kita boleh foto sepuasnya dengan latar belakang bangunan unik dan gaya arsitektur zaman dahulu di stasiun ini secara gratis, nggak perlu beli tiket masuk.

Tapi jangan sampai menganggu kenyamanan para penumpang ya, soalnya sampai sekarang stasiun ini masih aktif digunakan warga Hua Hin maupun wisatawan sebagai alat transportasi. Ternyata yang dateng kesini buat foto-foto  doang kayak kami banyak juga 😅.
Nggak ngerti blas 🤣
Mami mau kemana sih?

CARA MENUJU HU HIN DARI BANGKOK 

Untuk menuju Hua Hin yang berjarak sekitar 200 km dari Bangkok, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa kita pilih.

1. Kalo pergi secara rombongan, kita bisa menyewa mobil dari Bangkok.

2. Buat yang mau naik motor selama 3 jam, juga bisa menyewa motor. Mengingat udara panas dan juga betapa macetnya jalanan di Thailand, kayaknya pilihan naik motor kurang tepat. Macetnya pun hampir mirip seperti Jakarta.

3. Kita bisa menyewa taksi tapi tarifnya bakalan mahal (banget). Apalagi taksi di Thailand udah berkelas internasional.

4. Opsi terakhir yang paling nyaman dan murah adalah naik  Mini Van, tarifnya mulai dari 160 ribu rupiah. Tiketnya bisa dibeli di terminal mini van yang letaknya berada di seberang terminal bus di Bangkok.
Kayak gini bentuk van buat ke Hua Hin
Sesampainya di Hua Hin, mendingan sih nyewa sepeda motor saja mulai dari 150 ribu hingga 200 ribu rupiah jadi kita bebas berkeliling Hua Hin dan bisa mampir juga ke deretan pantainya yang menawan. Soalnya transportasi umum disini lumayan susah. Kemarin aja nyari taksi dari pantai mau ke Santorini Park nggak ada :( .

Nah cerita lain soal main ke pantai di Hua Hin nanti kapan-kapan kutulis yaaaa. Maklum, nulisnya disambi jagain dan n*n*nin Saga jadi nggak bisa panjang-panjang 😅😅😅.

XOXO,
JETRANI