Follow Me @rezadiasjetrani

Senin, 25 Juli 2016

Cuma Punya Waktu Terbatas Buat Explore Surabaya? Ke Kenjeran Park Aja !

Bagian klenteng yang berada ditepi laut. Foto disini dulu biar kayak anak hits (katanya).
Pagi itu, aku dan mami ada acara reuni di salah satu rumah teman mami di Surabaya. Acara selesai sekitar pukul 2 siang dan malamnya kami harus segera kembali ke Jogja. Nah, berhubung masih ada waktu beberapa jam, aku berniat mengajak mami ke Kenjeran Park atau sering disebut Kenpark yang terletak di Jalan Pantai Ria Kenjeran, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya. Buat yang bingung, bisa pakai google map aja ya biar nggak  nyasar. Dulu sih aku pernah kesini bareng mas Didin sebelum kami liburan ke Bali, jadi paling nggak aku udah tau jalan menuju ke lokasi ini. Kalau dari stasiun Gubeng jaraknya sekitar 30 menit perjalanan (sekitar 9 km).

Kenpark Surabaya ini semacam area terpadu dengan beragam fasilitas seperti lapangan futsal, kolam renang (waterpark) dan ada arena balap motor (apabila sedang diadakan pertandingan). Selain itu bagi yang beragama Budha / Konghucu, di Kenpark tersedia klenteng Sanggar Agung yang cukup besar dan menarik juga dijadikan destinasi wisata karena terletak di pinggir laut. Persis di bagian belakang klenteng Sanggar Agung yang mengarah ke laut, terdapat patung Dewi Kwan Im. Pada saat-saat perayaan agama, klenteng ini akan sangat ramai karena banyak pengunjung yang melakukan ritual atau doa.

Harga Tiket Masuk Kenjeran Park 

Harga tiket masuk Kenjeran Park adalah Rp 15.000 per motor + 2 orang penumpang. kalau mobil aku kurang tahu soalnya nggak merhatiin kemaren. Buat kalian yang kesini menggunakan kendaraan pribadi, bisa langsung parkir di depan lokasi klenteng. Kalau sepeda motor bisa parkir di dalam bayar Rp 2.000 untuk parkir.
Sepasang patung naga berukuran raksasa
Ibu negara. 
Nah, setelah dari klenteng ini jangan langsung kembali ke motor atau mobil, jalan aja keluar dan menyeberang ke lokasi patung Budha empat wajah yang berada di depan klenteng Sanggar Agung. Disini ada patung Budha raksasa yang seperti namanya memiliki 4 wajah dan menghadap ke empat penjuru mata angin. 

Jika sudah puas menikmati taman di sekat patung Budha 4 wajah, saatnya kita menuju ke tiruan bangunan Temple of Heaven di China yang dibuat mirip dengan aslinya. Untuk menuju kesini sebaiknya menggunakan kendaraan bermotor karena jaraknya yang lumayan jauh. Tapi kalau mau jalan kaki sekalian olahraga juga boleh sih.  
Langitnya cerah. 
Tiruan bangunan Temple of Heaven di Beijing, China.
Bangunannya dikunci, tapi kalau mau ngintip ke dalam nyaris tidak ada isinya hanya ada sejumlah kursi berserakan. Mungkin baru dibersihkan jika akan ada acara saja.
Difotoin sama mami.

Fasilitas di Kenjeran Park :

Untuk memuaskan pengunjung, di lokasi Kenpark juga terdapat area food court terbuka (semi outdoor) dimana para pengunjung bisa mencoba naik sepeda becak yang dikayuh oleh sendiri. Sepeda becak ini bisa dinaiki oleh 2 orang dewasa dan 1 anak-anak untuk berkeliling selama 1/2 jam dengan tarif Rp 5.000,00.

Bagi pengunjung yang kelaparan, tersedia aneka makanan khas Kenjeran seperti kupang lontong, sate kerang,dan aneka minuman es. Ada juga soto ayam, bakso yang bisa dinikmati di tempat sambil melihat laut lepas. Sudah tersedia kursi, meja atau mau duduk lesehan juga bisa. Bagi yang hobi berbelanja  atau mau cari oleh-oleh tersedia aneka kerupuk ikan, belinjo, kulit ikan, kentang, dll. 

Kalau aku bilang, lokasi ini cocok buat liburan kelauarga karena lokasinya yang luas dan ada waterparknya. Anak kecil kan biasanya suka berenang atau lari-larian kesana kemari. Tepi pantainya juga cocok buat menikmati matahari terbenam, jembatan Suramadu pun masih kelihatan dari sini meski viewnya tidak begitu bagus sih kalau menurutku.

1 komentar: