Follow Me @rezadiasjetrani

Selasa, 19 Juni 2018

Masjid Agung Nurul Ikhlas, Penyejuk di Tengah Panasnya Udara Kota Cilegon

Masjid Agung Cilegon atau Masjid Agung Nurul Ikhlas adalah masjid yang terletak di sisi ruas jalan Sultan Ageng Tirtayasa di pusat kota Cilegon. Berada di depan rumah dinas Wali Kota Cilegon dan tak jauh pula dari Stasiun Cilegon, masjid ini memiliki empat menara dengan tinggi sekitar 55 meter. Ditambah dengan kubah hijau seperti masjid Nabawi yang menjulang diantara pertokoan dan pusat perniagaan di pusat kota, masjid Nurul Ikhlas nampak mencolok dilihat dari kejauhan.

Dari informasi yang saya baca, masjid ini sudah berdiri sejak masa penjajahan Belanda. Namun dulu bentuknya tidak semegah dan sebesar ini. Kala itu masjid ini sudah memiliki menara namun tak setinggi menaranya saat ini, kemudian dilakukan perombakan, menaranya dibuat lebih tinggi dalam perombakan kedua.
Lantai 2 Masjid Agung Nurul Ikhlas
Pertama kali saya ke masjid ini ketika saya diajak berkenalan dengan keluarga suami sebeelum kami menikah. Namun waktu itu saya tidak shalat disini, hanya berjalan-jalan di taman depan masjid yang waktu itu bersih dan tertata rapi. Rumput sintetisnya sering digunakan oleh anak-anak untuk bermain dan berlarian. Kalo kedua saya kemari, untuk menemani suami membayar zakat fitrah kemudian berjamaah menunaikan ibadah shalat Dhuhur.

Ternyata Masjid Agung Nurul Ikhlas terdiri dari tiga lantai, lantai basement untuk tempat wudhu dan toilet, lantai dasar, dan lantai satu. Ruang sholat utama berada di lantai dasar. Sementara lantai satu digunakan untuk ruang sholat wanita atau area tambahan ketika sholat jumat atau Idul Fitri dan Idul Adha dilaksanakan.


Interior dalam masjid


Uniknya, tangga, jembatan dan jalan akses langsung menuju ke lantai satu masjid ini  juga disediakan di bagian luar masjid. Setelah menaiki tangga, kita akan mengarah ke empat buah pintu besar yang langsung terhubung ke ruang sholat utama. Waktu saya kesana, pintu dalam kondisi tertutup sehingga saya tidak bisa masuk dari sana. 

Seperti kebanyakan tempat ibadah lainnya yang selalu membuat diri kita merasa teduh dan tenang, demikian pula dengan masjid ini. Pemilihan material untuk masjid ini saya akui cukup apik. Interior dan ekterior masjid di dominasi oleh marmer bewarna putih, hitam, dan abu-abu hingga ke bagian dalam sehingga menghadirkan suasana yang sejuk di tengah udara kota Cilegon yang cukup panas. Tamannya pun cukup menyegarkan mata karena perpaduan warna hijau dari rumput sintetis dan juga bangku besi bercatkan warna oranye.

Jika kalian sedang melintasi kota ini, baik untuk menuju Pelabuhan Merak atau berlibur ke Anyer, tak ada salahnya untuk menyempatkan berhenti dan beribadah sejenak di masjid ini. 

Taman di bagian depan Masjid Agung Nurul Ikhlas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar