Follow Me @rezadiasjetrani

Rabu, 06 Juni 2018

ART|JOG 2018, Keren Banget!


Ini adalah kali kedua aku menghadiri gelaran ART|JOG . Kali kedua juga aku datang bersama suamiku Mas @xspheriksx. Art Jog merupakan Pameran Seni Rupa Kontemporer terbesar di Indonesia yang digelar secara tahunan di Yogyakarta, tahun ini berlokasi di Jogja Nasional Museum. Art Jog edisi ke-11 ini mempersembahkan ratusan karya seni dari 54 seniman baik lokal maupun mancanegara dengan tema “Enlightenment” atau Pencerahan. Berlangsung selama sebulan penuh, yaitu 4 Mei – 4 Juni 2018, harga tiket ART|JOG 2018 adalah Rp 50.000, buka dari pukul 10 pagi sampai 10 malam.

Dikutip dari situs resminya artjog.co.id , sebagai sebuah peristiwa seni, ART|JOG telah mendedikasikan dirinya selama 10 tahun untuk membangun jejaring seni rupa kontemporer ditingkat lokal, dan juga menciptakan koneksi dengan komunitas seni rupa yang lebih mendunia. Semangat ini merupakan salah satu dorongan serta kesadaran untuk cermat melihat peluang, dimana ada kewajiban untuk mengakomodir ekspansi presentasi dan distribusi pengetahuan seni itu sendiri kepada publik, dengan cara yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Beberapa programnya antara lain:

ART EXHIBITION
Melalui Open Call Application, ART|JOG membuka kesempatan luas bagi seniman dan publik untuk berpartisipasi dengan mengirimkan karyanya untuk dikurasi oleh kurator ART|JOG. Open Call Application sekaligus menjadi sarana untuk menjaring potensi-potensi seniman muda terbaik. Tidak terbatas pada medium tertentu, ART|JOG menampilkan keberagaman karya, baik itu lukisan, grafis, foto, instalasi multidimensi, patung, mekanik-kinetik sampai performance art. Dengan ini, ART|JOG hadir sebagai wadah yang merespon gemilangnya perkembangan pasar seni rupa, baiik lokal maupun global.

COMMISSION WORKS
Salah satu spesialisasi ART|JOG adalah menggubah halaman muka lokasi pameran menjadi bentuk visual yang benar-benar baru dan berbeda setiap tahunnya. Seniman baik itu individu atau kelompok dikomisi oleh ART|JOG dalam satu proyek khusus untuk merespon gedung pameran berbekal tema kuratorial yang ada. Commission Works adalah ikon ART|JOG dan tentunya menjadi pusat perhatian publik.

YOUNG ARTIST AWARD
Young Artist Award adalah sebuah penghargaan bagi seniman muda terbaik peserta ART|JOG yang berusia dibawah 33 tahun. Program ini sengaja dirancang sebagai wujud apresiasi atas kiprah mereka dalam berkarya. Diharapkan dengan diselenggarakannya program ini, dapat menggali potensi dan wawasan seniman muda serta memperluas jaringan dan lintasan karir mereka dalam berkesenian.

Tak hanya itu, sebagai tolak ukur perkembangan seni rupa di Indonesia. Art Jog edisi ke-11 ini menampilkan karya seni yang terdiri dari dua dimensi, tiga dimensi, instalasi, video, objek dan pertunjukan spesifik. Setia tahun saya pribadi selalu dibuat terkagum-kagum oleh banyaknya ide seni brilian yang juga fotogenik, sesuatu yang lebih sering dicari oleh anak muda di era digital seperti sekarang ini. Berikut ini beberapa karya seni istimewa yang membuat saya kagum.

Sea Remembers

Memasuki pintu utama ART|JOG 2018, aku (dan para pengunjung lainnya) dibuat terpana oleh karya Mulyana, seniman yang juga commission artist yang memamerkan karya bertajuk Sea Remembers. Mulyana menampilkan indahnya kehidupan bawah laut melalui seni rajutan yang luar biasa. Benang-benang terangkat membentuk beragam biota laut yang penuh warna. Konon, proses pengerjaan dilakukan secara manual dengan tangan dan ia meminta bantuan ibu-ibu di Sorogenen, Sleman. WOW! Membayangkan proses pembuatannya saja sudah membuatku tak habis pikir. Sungguh telaten!
Berikutnya adar karya dari Nasirun yang membuat karya lukisan sepanjang 75 meter pada medium kertas tisu bekas yang didaur-ulang. Sebagai salah satu penyumbang udara segar, hutan adalah paru-paru dunia. Dalam karya tersebut Nasirun mencoba memberikan pencerahan dan titik kritik sosial kepada setiap individu untuk merenung kembali tentang kesadaran “kontribusi yang seperti apa?” yang telah mereka berikan kepada alam. perlu diketahui bahwa ternyata sampah kertas tisu adalah penyumpang sampah terbesar kedua di dunia.
Selain itu, masih banyak karya-karya lain yang sayang untuk dilewatkan.




Bagi kalian yang ingin mencari souvenir, tersedia area khusus yang menjual beragam souvenir khusus ART|JOG 2018. Ada pula pertunjukan musik setiap malam selama perhelatan berlangsung yang bisa dinikmati pengunjung sembari menikmati pojok kuliner.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar